Upaya Pengendalian Penduduk

Beberapa masalah pokok di bidang kependudukan di Indonesia adalah sebagai berikut.

  1. Jumlah penduduk yang besar dan laju pertumbuhan penduduk yang tinggi (dijelaskan di pokok bahasan Tingkat Pertumbuhan Penduduk).
  2. Persebaran penduduk tidak merata. Lebih dari 60% penduduk Indonesia bermukim di Pulau Jawa dan Madura yang luasnya 6,9% dari luas wilayah Indonesia. Sementara itu, di luar Pulau Jawa dan Madura jumlah penduduknya lebih sedikit. Persebaran penduduk yang tidak seimbang membawa akibat kelebihan tenaga kerja di Pulau Jawa. Sementara itu, di luar Pulau Jawa kekurangan tenaga kerja. Akibatnya, terjadi pengangguran.
  3. Komposisi penduduk tidak menguntungkan. Penduduk yang berusia di bawah 15 tahun sebanyak 44% dan yang berusia di atas 64 tahun sebanyak s2% sehingga angka ketergantungannya tinggi sebab usia ini tidak produktif.
  4. Mobilitas penduduk rendah. Pada dasarnya, penduduk Indonesia tidak suka berpindah, walaupun mungkin akan memberikan kehidupan yang lebih baik. Penduduk yang bertempat tinggal di Pulau Jawa sulit sekali untuk bersedia pindah ke luar Pulau Jawa.
Dengan adanya masalah-masalah penduduk di Indonesia yang demikian maka kebijakan pemerintah dalam upaya pengendalian penduduk adalah sebagai berikut.
  1. Menurunkan tingkat kelahiran, yaitu dengan meningkatkan kesejahteraan keluarga dan mengurangi kemiskinan, meningkatkan perkembangan fisik dan mental anak, serta meningkatkan kesehatan ibu. Oleh karena itu, program Keluarga Berencana yang dikaitkan dengan kesejahteraan ibu dan anak akan diteruskan.
  2. Usaha untuk mempengaruhi persebaran penduduk, yaitu program transmigrasi dan pembangunan daerah. Hal ini dimaksudkan agar tenaga kerja, tanah, dan sumber-sumber alam dapat dimanfaatkan secara optimal.
sumber :
Iskandar, L. 2009. Geografi 2 : Kelas XI SMA dan MA. Jakarta. PT. Remaja Rosdakarya
]]>