Home EkonomiPertumbuhan dan Pembangunan Nasional Tujuan Pembangunan Ekonomi dan Pembangunan Milenium

Tujuan Pembangunan Ekonomi dan Pembangunan Milenium

by Ekonomi
0 comment
Jika kalian melakukan sesuatu tentunya memiliki tujuan yang ingin dicapai. Misalnya, kamu menuntut ilmu setiap hari karena ingin meraih prestasi belajar yang terbaik. Demikian juga dengan negara dalam melakukan pembangunan tentunya memiliki tujuan yang ingin diwujudkan untuk rakyatnya, yaitu
  • a. meningkatkan ketersediaan serta perluasan distribusi berbagai macam barang kebutuhan pokok hidup, seperti pangan, sandang, papan, kesehatan, pendidikan, dan keamanan;
  • b. meningkatkan standar hidup, yang meliputi peningkatan pendapatan, penambahan penyediaan lapangan kerja, perbaikan kualitas pendidikan, serta peningkatan perhatian atas nilai-nilai kultural dan kemanusiaan sehingga selain secara materiil meningkatkan kesejahteraan masyarakat, juga menumbuhkan jati diri sebagai pribadi dan bangsa;
  • c. memperluas pilihan-pilihan ekonomis dan sosial bagi setiap individu serta bangsa secara keseluruhan dengan membebaskan diri dan bangsa dari sikap menghamba dan ketergantungan terhadap orang lain atau bangsa lain.

Dengan demikian, pembangunan memiliki tiga nilai inti, yaitu
  • a. kecukupan, artinya kemampuan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar;
  • b. jati diri, artinya menjadi manusia yang seutuhnya;
  • c. kebebasan dari sikap menghamba, artinya kemampuan untuk menentukan pilihan sendiri.

Untuk lingkup internasional, pada Konferensi Tingkat Tinggi PBB pada tahun 1990 telah disusun tujuan pembangunan internasional atau dikenal dengan tujuan pembangunan milineum, yang berlanjut dengan penandatanganan Deklarasi Milenium (The Millennium Declaration) pada tahun 2000 oleh 189 pemerintahan negara-negara anggota PBB, termasuk Indonesia. Tujuan Pembangunan Milenium adalah komitmen dari komunitas internasional terhadap pengembangan visi mengenai pembangunan yang secara kuat mempromosikan pembangunan manusia sebagai kunci untuk mencapai pengembangan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan dengan menciptakan dan mengembangkan kerja sama dan kemitraan global.
Adapun Tujuan Pembangunan Milenium (1990-2015) adalah sebagai berikut.
a. Menghapus tingkat kemiskinan dan kelaparan
Mengurangi setengah dari penduduk dunia yang berpenghasilan kurang dari 1 US$ sehari dan mengalami kelaparan.
b. Mencapai pendidikan dasar secara universal
Memastikan bahwa setiap anak laki-laki dan perempuan mendapatkan dan menyelesaikan tahap pendidikan dasar.
c. Mendorong kesetaraan gender dan memberdayakan perempuan
Mengurangi perbedaan dan diskriminasi gender dalam pendidikan dasar dan menengah terutama untuk tahun 2005 dan untuk semua tingkatan pada tahun 2015.
d. Mengurangi tingkat kematian anak
Mengurangi tingkat kematian anak-anak usia di bawah 5 tahun hingga dua pertiga.
e. Meningkatkan kesehatan ibu
Mengurangi rasio kematian ibu hingga 75% dalam proses melahirkan.
f. Memerangi HIV/AIDS, malaria, dan penyakit lainnya
Menghentikan dan memulai pencegahan penyebaran HIV/AIDS dan gejala malaria dan penyakit berat lainnya.
g. Menjamin keberkelanjutan lingkungan
  • 1. Mengintegrasikan prinsip-prinsip pembangunan yang berkelanjutan dalam kebijakan setiap negara dan program serta merehabilitasi sumber daya lingkungan yang hilang.
  • 2. Pada tahun 2015 diharapkan jumlah orang yang tidak memiliki akses air minum yang layak dikonsumsi berkurang setengahnya.
  • 3. Pada tahun 2020 diharapkan dapat mencapai perbaikan kehidupan yang signifikan bagi sedikitnya 100 juta orang yang tinggal di daerah kumuh.
Baca Juga :   Hubungan Jumlah Penduduk, Tenaga Kerja, Angkatan Kerja, dan Pengangguran

h. Mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan
  • 1. Mengembangkan lebih jauh perdagangan terbuka dan sistem keuangan yang melibatkan komitmen terhadap pengaturan manajemen yang jujur dan bersih, pembangunan dan pengurangan tingkat kemiskinan secara nasional dan internasional.
  • 2. Membantu kebutuhan-kebutuhan khusus negara-negara tertinggal, negara-negara terpencil, dan kepulauan-kepulauan kecil.
  • 3. Secara komprehensif mengusahakan persetujuan mengenai masalah utang negara-negara berkembang.
  • 4. Mengembangkan usaha produktif yang baik dijalankan untuk kaum muda.
  • 5. Dalam kerja sama dengan pihak swasta, membangun penyerapan keuntungan dari teknologi-teknologi baru, terutama teknologi informasi dan komunikasi.

Baca Juga Lainnya Kak..

Leave a Comment