Teknik Membaca Citra ( Interpretasi Citra )

Interpretasi citra adalah kegiatan menaksir dan mengkaji foto udara dan atau citra dengan maksud untuk mengidentifikasi objek dan menilai arti pentingnya objek tersebut. Studi secara sistematis atas foto udara biasanya meliputi beberapa sifat khas dengan kenampakan yang tergambar pada foto. Terdapat tujuh karakteristik dasar atau variasi atau unsur untuk membaca dan menginterpretasi foto udara, yaitu:

a. Bentuk
Bentuk adalah konfigurasi atau kerangka yang terlihat pada foto. Misal sekolah akan terlihat dengan bangunan yang panjang, lapangan di tengahnya dan membentuk letter L atau letter U.
b. Rona/Warna.
Adalah warna atau kecerahan relatif obyek pada foto.
c. Ukuran Obyek.
Ukuran pada foto udara harus seimbang dengan skala foto, misalnya lumbung penyimpanan dapat disalah tafsirkan sebagai gudang, jika terlalu besar gambarnya.
d. Pola
Adalah hubungan susunan spasial obyek .contoh; sungai dengan pola memanjang dan berkelok-kelok dan tidak teratur.
e. Bayangan
Dapat memberi gambaran profil suatu obyak dan ada juga bayangan yang hanya dapat memantulkan sedikit cahaya dan sukar diamati pada foto (menghalangi interpretasi)
f. Tekstur
Adalah frekuensi perubahan rona pada citra.tekstur dihasilkan oleh kumpulan unit kenampakan yang mungkin terlalu kecil apabila dibedakan secara individual pada foto udara.tekstur beberapa obyek menjadi makin halus dan mungkin menjadi tidak tampak.
g. Situs
Adalah lokasi atau obyek dalam, hubungannya dengan obyek lain.situs sangat berguna untuk membantu pengenalan suatu obyek.contoh roda mainan anak-anak,ayunan,dan lain-lainnya akan mudah dikenal apabila terletak pada taman bermain.
]]>