STRUKTUR LAPISAN LITOSFER

Litosfer berasal dari kata lithos : batuan , sphere : lapisan , berarti lapisan kerak bumi paling luar yang tebalnya kurang lebih 1200 km . Menurut ahli geologi , pada permukaan bumi in terdapat berbagai oksida , yang sebagian besar , kurang lebih 60 % berupa oksida silicon ( SiO2) . Litosfer adalah lapisan kulit bumi paling luar berupa batuan paling padat . Litosfer tersusun atas 2 lapiasan yaitu kerak dan selubung yang tebalnya sekatar 50-100 km . Litosfer merupakan lempang yang bergerak sehingga dapat meimbulkan pergeseran benua .



Sesudah terjadi bersama-sama lainnya bahan – bahan lebih berat menggumpal di dalm inti , sedangkan keraknya terdiri dari unsur – unsur silium dan aluminium . Sesudah itu menysul lapisan yang agka dalam lagi , dengan unsure utama sillisium dan magnesium . Lebih kedalam lagi terdapat lapisan yang banyak mengandung unsure persenyawaan logam sulfide .
Yang paling dalam adalah inti yang mengandung besi dan nikel . Tebal dari masing – masing bagian dapat di ketahui dengan menyelidiki jalannya gelombang gempa karena gelombang di biaskan oleh lapisan tadi sesuai dengan kecepatan getaran pada lapisan tersebut .
Tebal kulit bumi tidak merata , kulit bumi di bagian benua dan dataran lebih tebal daripada di bawah samudera . Bumi tersusun atas beberapa lapisan :
1 . Barisfer , yaitu lapisan inti merupakan bahan padat yang tersusun dari lapisan naïf ( niccolum : nikel dan ferrum : besi ). Jari – jari +3.470 km dan batas luarnya kurang lebuih 2900 km di bawah permukaan Lapisan bumi .
2 . pengantara , yaitu lapisan yang terdapat di atas lapisan nife setebal 1700 km berat jenisnya rata – rata 5 . Lapisan pengantara di sebut juga Asthenosfer ( mantle ) merupakan bahann cair bersuhu tinggi dan berpijar .
3 . Litosfer , yaitu lapisan yang terletak diatas lapisan poengantara setebal 1200 km . Berat jenisnya rata – rata 2,8 . Litosfer atau kulit bumi terdiri atas 2 bagian :
a) Lapisan Sial , yitu lapisan kulit bumi yang tersusun atas logam silisium dan aluminium , senyawany dalam bentuk SiO2 dan AL2O3. Dalam lapisan in antara lain terdapat di daratan dan benua . Lapisan sial di sebut juga lapisan kerak bersifat padat dan kaku ketebalannya rata – rata + 35 km .
Kerak ini di bagi menjadi 2 bagian yaitu :
1). Kerak benua , merupakan benda padat yang terdiri dari batuan beku granit pada bagian atasnya dan batuan beku basalt pada bawahnya . Kerak in yang menempati sebagian benua .
2). Kerak samudra , merupakan benda padat yang terdiri dari endapan di laut pada bagian atas , kemudian di bawahnya batuan – abtuan vulkanik dan yang lpaling bawah tersususun dari batuan batuan gabro dan peridotit . Kerak in menempati sebagian samudra .
b) Lapisan Sima , yaitu lapisan kulit bumi yang disusun oleh logam – logam silisium dan magnesium dalam bentuk senyawa SiO2
dan MgO. Lapisan in mempunyai berat jenis yang lebih besar daripada lapisan sial ,karena besi dan magnesium , yaitu mineral ferromagnesium dan batuan basalt . Lapisan sima merupakan bahan yang bersifat elastis dan mempunyai ketebalan rata – rata 65 km .
Lapisan yang berada paling luar dari kerak bumi bersifat granites, sehingga disebut granites .Hal itu karena materi penyusun lapisan yang dominant berupa batuan granit . Lapisan granites tebalnya 10 k ,namun granites tidal terdapat di semua tempat .
Setelah lapisan granitis terdapat lapisan yang bersifat basaltis ,sehinnga disebut lapisan basaltis . Hal in karena materi penyusun lapisan yang dominan berupa materi basalt bersifat basa . Lapisan basaltis tebalanya mencapai 50 km.
—-*****—-
Bila anda memerlukan artikel ekonomi untuk SMP dan SMA yang lengkap, Anda dapat mengunjungi http://ekonomismpsma.blogspot.co.id/
]]>