Prinsip Kandang dan Peralatan

Kandang merupakan salah satu sarana yang penting didalam usaha peternakan, dengan tersedianya kandang maka dapat mempermudah peternak didalam mengelola usahanya. Penyediaan kandang yang baik dan memenuhi persyaratan teknis, kesehatan serta aspek ekonomi merupakan modal awal keberhasilan dalam berusaha.

Prinsip Kandang dan Peralatan

Apakah pembaca mengerti atau memahami apa yang dimaksud dengan kandang ternak, bentuk atau tipe kandang, persyaratan yang perlu diperhatikan dalam membangun kandang, peralatan dan perlengkapan yang diperlukan dalam kandang, cara merancang atau mendesain kandang dan lain sebagainya.

Agar kita mengerti dan memahami tentang kandang, maka mari kita kaji dan bahas bersama-sama. Yang di maksud dengan kandang adalah suatu bangunan kandang yang dibangun menurut desain dan konstruksi yang benar. Dimana semua persyaratan bangunan tersebut, memenuhi standar untuk kehidupan ternak baik itu ternak sapi maupun kerbau.

Yang tidak kalah penting dalam membangun kandang ternak adalah kandang tersebut harus sesuai dengan kondisi alam yang ada. Kandang yang dibangun sebaiknya harus sesuai dengan jenis dan karakteristik ternaknya.

Kandang dan peralatannya mempunyai dwi fungsi, yaitu selain merupakan tempat tinggal bagi ternak, juga merupakan tempat bekerja bagi petani peternak dalam melayani kebutuhan sehari-hari untuk ternak tersebut.

1. Kebutuhan Kandang

Salah satu hambatan yang paling besar dalam usaha peternakan yang berskala industri atau berskala besar adalah penyedian kandang. Dalam penyedian kandang untuk ternak akan selalu berkaitan dengan masalah tempat. Dimana kandang akan dibangun tentunya juga memerlukan areal yang lebih luas. Hal ini tidaklah mengherankan, kalau sering dijumpai lokasi atau tempat

bangunan kandang terletak jauh dari keramaian kota dan mencari areal lahan yang luas dan harganya relatif murah. Dengan harapan agar dalam usaha peternakan tersebut dapat mendatangkan keuntungan yang maksimal.

Baca Juga :   Pemeliharaan Ternak di Indonesia

Sebelum melangkah lebih jauh, dalam menentukan kandang perlu kiranya direncanakan terlebih dahulu dengan matang jenis ternak apa yang akan diusahakan. Apakah ternak yang diusahakan adalah ternak untuk penghasil daging dan penghasil susu. Dari masing-masing ternak tersebut kebutuhan kandangnya akan berbeda-beda. Begitu pula kandang untuk ternak sapi dan kerbau, yang digemukan akan berbeda dengan kandang ternak sapi dan kerbau yang dibudidayakan.

Ternak sapi dan kerbau yang diusahakan dengan sistem budidaya (keuntungan yang diambil dari anak yang dihasilkan). Sedangkan ternak yang diusahakan dengan sistem penggemukan keuntungan yang diambil adalah pertambahan berat badannya atau pertambahan daging selama diusahakan.

Perusahaan peternakan yang bergerak dalam bidang usaha pembibitan ternak atau usaha dengan tujuan akhir untuk menghasilkan keturunan (anak), pada umumnya kebutuhan kandang yang diperlukan dalam perusahaan tersebut antara lain : kandang untuk pejantan, kandang untuk induk, kandang untuk beranak, kandang untuk anak, kandang untuk dara dan lain sebagainya.

Sedangkan kebutuhan dan ukuran kandang dari masing- masing ternak juga berbeda- beda, tergantung dari jenis dan besar kecilnya ternak. Sebagai contoh untuk ternak sapi potong lokal ukuran kandang kurang lebih : 210 x 145 cm per ekor, sapi import : 210 x 150 cm per ekor atau agar sapi lebih leluasa geraknya ukuran kandang antara 2,5 x 1,5 m, yang paling penting adalah disesuaikan dengan besar kecilnya tubuh sapi.

Kebutuhan kandang masing- masing ternak harus di rencanakan dengan cermat, berapa skala usahanya, jenis ternaknya apa, program usahanya apa (penggemukan atau budidaya), perkembangbiakan masing- masing ternak bagaimana, lama usaha berapa bulan atau berapa tahun dan target akhir yang akan dicapai seperti apa dan lain sebagainya.

Baca Juga :   Identifikasi Tingkah Laku Ternak

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, maka kebutuhan kandang masing-masing ternak akan dapat dihitung dan direncanakan dalam pembangunannya. Didalam pelaksanaan pembangunan kandang bisa berdasarkan prioritasnya.

2. Manfaat Kandang

Adapun manfaat kandang bagi ternak dan peternak adalah sebagai berikut :

  • Memberi rasa aman dan nyaman bagi ternak yang tinggal didalamnya, terutama untuk menghindarkan dari lingkungan yang merugikan. Contohnya ; hujan yang deras, teriknya sinar matahari, angin yang kencang, gangguan binatang buas, pencurian dan lain sebagainya.
  • Tempat untuk istirahat ternak setelah melakukan aktifitas sehari-hari dan tempat berproduksi.
  • Memberi kenyamanan bagi ternak yang berada di dalamnya dan memberikan kehangatan diwaktu malam hari.
  • Memudahkan peternak dalam melakukan kegiatan pengawasan atau pengontrolan apabila ada ternak yang sakit.
  • Dengan adanya kandang, peternak lebih efisiensi tenaga kerja.
  • Dengan adanya kandang maka kesehatan dan keberadaan peternak tetap terjamin.
  • Dengan adanya kandang maka ternak tidak akan merusak tanaman disekitar lokasi usaha.
  • Kandang merupakan tempat untuk mengumpulkan kotoran atau limbah dari sisa proses produksi, sehingga tidak berceceran dimana- mana
  • Dan lain-lain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here