Persebaran Hutan dan Hasil-Hasilnya

Hutan yang dapat diambil hasilnya adalah sebagai berikut:

a) Hutan di Sumatera, menghasilkan:
  • rotan, untuk perabot rumah tangga atau diekspor;
  • damar, sejenis getah untuk bahan cat, lak, dan pernis;
  • perca, sejenis getah karet, tetapi tidak kenyal sekali, didapat dengan menyadap kulit pohon atau merebus daunnya dan digunakan untuk kabel telepon, serta listrik;
  • kamper (kapur barus), diambil dari pohon kamper dan digunakan untuk pengharum atau balsem mayat, terdapat di Tapanuli (Sumatera Utara), dan Aceh;
  • kemenyan, diambil dari getah pohon kemenyan dan digunakan untuk wangi-wangian;
  • kulit pohon bakau, diambil dari kulit pohon bakau di hutan pantai. Kulitnya dipres sehingga keluar zatnya. Digunakan untuk penyamak kulit hewan (kulit sapi, kerbau) untuk pembuatan sepatu, tas, dan sebagainya.
b) Hutan di Kalimantan menghasilkan:
  • rotan;
  • damar;
  • perca;
  • jelutung, sejenis karet yang disadap dari kulit pohon, dan digunakan untuk membuat permen karet;
  • kapur barus (kamper);
  • kulit pohon bakau.
c) Hutan di Sulawesi menghasilkan:
  • rotan;
  • kopal atau arpus, yaitu sejenis getah untuk membuat cat;
  • kulit pohon bakau.
d) Hutan di Maluku menghasilkan kopal atau arpus.
e) Jenis kayu rimba yang dihasilkan di hutan-hutan Indonesia dan merupakan komoditi ekspor adalah:
  • kayu meranti di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi;
  • kayu keruing di Sumatera;
  • kayu ramin di Kalimantan;
  • kayu damar di Sumatera dan Kalimantan;
  • kayu ulin di Sumatera dan Kalimantan;
  • kayu jelutung di Kalimantan;
  • kayu terentang di Kalimantan;
  • kayu eboni atau hitam di Sulawesi;
  • kayu cendana di Nusa Tenggara dan Bali;
  • kayu sonokeling di Jawa Tengah (Pulau Jawa);
  • kayu jati di Pulau Jawa;
  • kayu besi di Sumatera
sumber :
Iskandar, L. 2009. Geografi 2 : Kelas XI SMA dan MA. Jakarta. PT. Remaja Rosdakarya
]]>