Pengertian Konservasi

Konservasi (conservation) adalah pengawetan, perlindungan, atau penyelamatan sumber daya alam. Berdasarkan UU No.5 Tahun 1990 tentang konservasi, disebutkan bahwa “Konservasi adalah pengelolaan sumber daya lingkungan yang pemanfaatannya dilakukan secara bijaksana untuk menjamin kesinambungan persediaannya dengan tetap memelihara dan meningkatkan kualitas keanekaragaman dan nilainya.”

Konservasi muncul sebagai suatu falsafah yang berpola pikir baik sejak abad ke-19. Kemajuan dan penemuan teknologi modern menyebabkan perkembangan yang cepat pada peradaban manusia. Misalnya, penggunaan mesin tenaga uap memungkinkan penebangan pohon dan pembajakan lahan dilakukan dengan skala besar. Demikian pula dengan pembuatan bendungan raksasa yang berguna sebagai pusat pembangkit tenaga listrik dan pengairan. Akan tetapi, jika teknologi modern digunakan secara berlebihan akan mencelakakan peradaban manusia di masa yang akan datang.
Tujuan pertama konservasi selama ekspansi industri pada awal abad ke-20 adalah melestarikan sumber daya alam di dunia agar dapat dinikmati oleh generasi yang akan datang. Konservasi menunjukkan bahwa kita harus menjamin agar hutan akan selalu menghasilkan kayu; sungai menghasilkan air bersih dan ikan; sedangkan tanah menghasilkan pangan yang berlimpah. Hakikat konservasi adalah perkiraan yang diurutkan sesuai dengan perilaku manusia dengan memperhatikan upaya-upaya penggunaan sumber daya alam di bumi
sumber :
Iskandar, L. 2009. Geografi 2 : Kelas XI SMA dan MA. Jakarta. PT. Remaja Rosdakarya
]]>