Pengertian Batuan Sedimen dan Jenisnya

Batuan sedimen adalah batuan yang terbentuk karena danya proses pengendapan ( sedimentasi ) . Butir – butir batuan sediment bersal dari berbagai macam batuan melalui proses pelapukan , baik pelapukan oleh angi atau air . Butir – butiran hasil pelapukan atau pengikisan tersebut mengendap secara berlapis yang makin lama makin tebal fan padat . Padatnya lapisan itu di sebabkan adanya tekanan atau beban yang terlalu berat . Tekanan tang terlalu lama memebentuk agregat batuan yang padat . Karena pemadatan dan sedimentasi itulah endapan berangsur – angsur berubah menjadi batuan sediment .

clip_image005
Gambar 1.3Tenaga-tenaga pembentuk batuan sedimen akuatis.Sumber: Rock & fossil, 1996  
Proses terbentukya batuan sediment di sebut diagenesis . Diagenesis merupakan istilah yang di gunakan untuk menyatakan perubahan bentuk ( transformasi ) dari bahan deposit menjadi batuan butirab secara bersama – sama karena adanya proses penyemenan ( sementasi ) . Jenis – jenis semen antara kalsium karbonat dan silikat . Silikat dapat mengikat butiran secara bersama – sama menjadi sebuah partikel yang keras .
Setelah penimbunan , banyak mineral yang mungkin berubah menjadi bentuk yang lebih stabil melalui prose reklistalisasi . Perubahan kimia juga merupakan proses penting dalam mempengaruhi sediment . Dengan danya oksigen , bahan organic dapat di ubah dengan cepat menjadi karbondioksida dan air . Jika oksigen tidal cukup bahan organic tidal selalu memebusuk ( rusak ) dan mungkin secara perlahan menjadi karbon padat dalam bentuk gambut dan bara .
Batuan sediment di bedakan menjadi 3 kelompok , yaitu menurut tenaga yang mengendapkan , tempat pengendapan , dan cara pengendapan .
a . Menurut Tenaga yang Mengendapkan
Menurut tenaga yang mengendapkan batuan sediment di bedakan menjadi 3
1) Batuan sediment akuatis , yaitu batuan yang berasal dari pengendapan butir – butir batuan oleh aliran sungai , danau atua air hujan .Penagkat batuan ini adalah air . contohnya :
a) Breksi , yakni batuan sedimen yang terdiri dari batu – batu yang bersudut –sudut tajam yang sudah di rekat satu sama lain
b) Konglomerat , yakni batuan sdimen yang terdiri dari batu – batu yang bulat – built yang sudah di rekat satu sama lain .
c) Batu pasir
2) Batuan Sediment Aeolis (Aeris) , yaitu batuan sediment yang berasal dari pengendapan batuan oleh angin.
3) Batuan Sedimen Glasial , yaitu batuan sediment yang berasal dari pengendapan butir – butir batuan oleh gletser .
b . Menurut Tempat Pengendapan
Menurut tempat pengendapannya batuan sediment di bagikan menjadi lima :
1) Batuan Sedimen Teristis , yaitu batuan sediment yang di endapkan di darat.
2) Batuan Sedimen Marine , yaitu batuan sediment yang di endapkan di laut .
3) Batuan Sedimen Limis , yaitu Batuan sediment yang di endapkan di danau .
4) Batuan Sedimen Fluvial , yaitu batuan sediment yang di endapkan di sungai .
5) Batuan Sedimen Glasial , yaitu batuan sediment yang di endapkan di aderah – daerah yang terdapat es atau gletser .
c . Menurut Cara Pengendapannya
Menurut cara pengendapannya batuan sediment di bedakan menjadi 3
1) Batuan Sedimen Mekanis , yakni batuan srdiman yang di endapkan secara mekanik tanpa mengubah sususnan kimiannya . Sebuah pengamatan menunjukan bahwa batuan kerikil atau pasir merupakan potongan sederhana dari batuan dan meniral .
2) Batuan Sedimen Kimiawi , yakni batuan sediment yang di endapkan secara kimia . Pada prises pembentukan batuan in terjadi perubahan susunan kimianya contohnya batu kapur .
3) Batuan Sedimen Organik , yaitu batuan sediman yang di endapkan melalui kegiatan organic . contohnya terumbu karang.
]]>