Pengelolaan Sumber Daya Alam Berwawasan Lingkungan

Pengelolaan sumber daya alam berwawasan lingkungan sangat penting karena alasan-alasan berikut ini.

  1. Pengelolaan sumber daya alam yang tak dapat diperbarui yang dilakukan dengan eksploitasi secara terus-menerus akan mempertinggi risiko habisnya sumber daya alam itu.
  2. Penggunaan sumber daya alam dalam jumlah yang makin besar pada umumnya akan memperbesar masalah pencemaran. Pencemaran itu akan mengurangi kemampuan lingkungan sehingga mengurangi kemampuan sumber daya alam untuk memperbaiki diri. Untuk mengurangi pencemaran dan penyusutan sumber daya alam, usaha yang baik adalah melakukan daur ulang.
  3. Agar sumber daya alam dapat tersedia dalam waktu yang lama maka harus dicari sumber alternatif atau pengganti. Hal ini dapat terlaksana apabila ada keanekragaman sumber daya alam.
  4. Untuk melestarikan lingkungan maka harus melestarikan sumber daya alam juga. Dalam UU RI No. 4 Tahun 1982 dinyatakan bahwa sumber daya adalah unsur lingkungan hidup yang terdiri atas sumber daya manusia, sumber daya alam hayati, sumber daya nonhayati, dan sumber daya buatan. Itulah sebabnya melestarikan sumber daya alam sangat erat kaitannya dengan kelestarian lingkungan.
Pelestarian sumber daya alam itu sangat penting karena nilainya akan relatif tetap, tidak akan cepat habis. Selain itu manfaat lingkungan dapat diperbesar dan risiko bagi lingkungan dapat diperkecil. Hasilnya, pemenuhan kebutuhan hidup manusia akan lebih terjamin karena pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan.
Pelestarian dalam pengelolaan sumber daya alam adalah melestarikan daya dukung lingkungan yang dapat menopang kebutuhan akan kehidupan makhluk hidup. Adapun pembangunan dalam pengelolaan sumber daya alam berwawasan lingkungan adalah:
  1. upaya sadar dan terencana menggunakan dan mengelola sumber daya alam secara bijaksana;
  2. dalam pembangunan yang berkesinambungan;
  3. untuk meningkatkan mutu hidup.
Dengan demikian, Pembangunan Berwawasan Lingkungan mengandung pengertian bahwa upaya peningkatan kesejahteraan dan mutu hidup rakyat dilakukan sekaligus dengan melestarikan lingkungan hidup agar tetap dapat menunjang pembangunan secara berkesinambungan. Hal ini berarti bahwa pelaksanaan suatu kegiatan wajib diikuti dengan upaya mencegah dan menanggulangi pencemaran dan atau perusakan lingkungan hidup. Pembangunan yang berwawasan lingkungan ini mulai dilaksanakan di In- donesia pada tahun tujuh puluhan.
Ada tiga sebab perlunya penanganan secara serius masalah lingkungan hidup di Indonesia, yaitu sebagai berikut:
a. Masalah lingkungan hidup di Indonesia di berbagai tempat mulai kehilangan keseimbangan. Faktor penyebab tidak adanya keseimbangan adalah:
  • adanya ledakan penduduk sehingga jumlah penduduk bertambah banyak;
  • pemanfaatan sumber daya alam yang tidak menghiraukan kelestariannya.
b. Pemanfaatan, pemeliharaan, dan kelestarian lingkungan harus dapat diwariskan kepada generasi yang akan datang. Itulah sebabnya sumber daya alam yang diolah secara berkesinambungan dalam proses pembangunan jangka panjang harus dapat dirasakan dari generasi ke generasi berikutnya.
c. Membangun masyarakat Pancasila, yaitu memuat ciri-ciri hubungan, baik manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia, dan manusia dengan alam.
Secara keseluruhan, tujuan pembangunan lingkungan adalah membangun manusia Indonesia yang utuh, seimbang dan selaras sehingga memberikan gambaran kualitas hidup yang lebih mantap. Semua itu dapat dicapai apabila ada kesungguhan dan perlindungan terhadap flora dan fauna, berbagai pegunungan, bukit, gunung, sungai, hutan dan segala isinya. Potensi hutan yang sangat berlimpah di tanah air kita ini perlu dikelola sedemikian rupa sehingga dapat diperoleh manfaat yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat secara merata.
sumber :
Iskandar, L. 2009. Geografi 2 : Kelas XI SMA dan MA. Jakarta. PT. Remaja Rosdakarya
]]>