Pengelolaan Sumber Daya Alam Berdasarkan Prinsip Mengurangi dan prinsip daur ulang

1. Pengelolaan Sumber Daya Alam Berdasarkan Prinsip Mengurangi

Dalam mengambil sumber daya alam jangan dimbil semuanya (dihabiskan), tetapi diprinsip mengurangi saja pengambilan yang dihabiskan akan merusak lingkungan dan mengganggu ekosistem lingkungan dengan demikian suatu tindakan terhadap sumber daya alam, efeknya akan terasa pada sumber daya alam yang lain. Kerusakan hutan akan mempengaruhi ekosistem, sehingga dapat menyebabkan terjadinya erosi, banjir, kekeringan dan sebagainya.
2. Pengelolaan Sumber Daya Alam Berdasarkan Prinsip Daur Ulang
Proses daur ulang adalah pengolahan kembali suatu masa atau bahan-bahan bekas dalam bentuk sampah kering yang tidak mempunyai nilai ekonomi menjadi suatu barang berharga dan berguna bagi kehidupan manusia. Bahan-bahan bekas tersebut antara lain, plastik, kertas karton, kardus, seng, besi, logam, alumunium, kaleng, serbuk gergaji, potongan kain, kaca dan kulit.
Ada dua Sistem Pengolahan Sampah yaitu sistem pengelolaan formal dan informal
a. sistem pengelolaan formal
Pengelolaan formal yakni pengumpulan, pengangkutan dan pembuangan yang dilakukan oleh aparat pemerintah setempat. Misal Dinas Kebersihan dan Pertamanan.
b. sistem pengelolaan informal
Pengelolaan informal yakni aktifitas dorongan kebutuhan untuk hidup dari sebagian masyarakat.
Proses daur ulang sebenarnya merupakan salah satu cara menghemat sumber daya alam sebagai contoh dalam daur ulang kertas. Jika kita mendaur ulang kertas, berarti kita telah menghemat dan mengurangi penebangan hutan.
]]>