Home GeografiHakikat Geografi Pendekatan Sistem (System Approach) dalam Geografi

Pendekatan Sistem (System Approach) dalam Geografi

by geografi
0 comment

Sistem itu mempunyai pengertian konotatif yang luas. Konsep sistem ini sanggup diterapkan kepada rangkaian gejala, sanggup diterapkan kepada alat atau pesawat elektronik, sanggup diterapkan kepada susunan jasmaniah manusia. Kriteria utama dari suatu sistem bahwa komponen atau subsistem yang membentuk sistem tersebut, harus membentuk suatu rangkaian atau kesatuan yang tidak terpisah-pisahkan. Pada suatu sistem, rangkaian komponen itu nilainya lebih tinggi daripada komponen yang terpisah-pisah.
Pendekatan sistem merupakan metode berpikir sintetik yang diterapkan pada persoalan yang merupakan suatu sistem, sedangkan yang dimaksud dengan  mode berpikir sintetik, yaitu mode berpikir yang didasarkan atas kepercayaan ekspansionisme. Doktrin ekspansionisme yaitu cara meninjau suatu benda atau suatu hal sebagai bab dari keseluruhan yang besar.
Gejala yang berkaitan dengan tanda-tanda yang menjadi sorotan utama tadi sanggup ditetapkan sebagai subsistem dari gejala-gejala utamanya. Pendekatan dan penelaahan tanda-tanda geografi utama dengan subsistemnya, ditinjau sebagai satu kebulatan yang tidak terpisahkan satu sama lain. Sebagai ilustrasi contohnya kita menelaah suatu jenis pertanian yang kita menetapkan sebagai satu sistem. Jika pertanian kita menetapkan sebagai satu sistem, gejala-gejala yang berafiliasi dengan pertanian tadi, kita menetapkan sebagai subsistemnya. Contoh, tanah dengan kesuburannya, keadaan hidrografi dengan distribusi dan fluktuasi airnya, cuaca dengan segala unsur dan perubahannya, insan dengan segala aktivitasnya, teknologi dengan segala perlengkapannya, dan lain-lain.
Pendekatan sistem menyerupai di atas, sanggup ditetapkan pada sistem keruangan industri, pemukiman, perkotaan, pelabuhan, jaringan komunikasi-transportasi, dan lain-lainnya.
Sumber : Geografi : untuk SMA/ MA Kelas X / penyusun, Dibyo Soegimo,  Ruswanto; editor, Ayang Susatya, Sugeng Raharjo ; illustrator, Nashirudin.  Jakarta : Pusat Perbukuan,  Departemen Pendidikan Nasional, 2009.
]]>

Baca Juga :   Pengertian Pendekatan Kronologi (Pendekatan Historis)

Baca Juga Lainnya Kak..

Leave a Comment