Pembangunan Sarana Pengembangan Lingkungan

Pembangunaadalah kegiatan dinamis merubah keadaan, mengolah sumber daya alam dan merombak sistem nilai masyarakat ke tingkat kemajuan. Tujuan pembangunan bangsa Indonesia adalah memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, membina ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Oleh karena pembangunan mengubah keadaan dan bersifat jangka panjang maka ada dua hal yang sangat penting, yaitu:
  1. pertama, memelihara kelestarian sumber daya alam agar dapat digunakan terus-menerus menopang pembangunan jangka panjang;
  2. kedua, memelihara kemantapan arah pembangunan agar tetap tertuju pada peningkatan kualitas hidup dengan ciri-ciri peningkatan kesejahteraan, kecerdasan, kehidupan dan keadilan sosial.
Secara umum pengembangan lingkungan adalah rangkaian kegiatan yang berhubungan dengan pemeliharaan satwa terlindung, keutuhan taman hutan, pengendalian pencemaran, sampah dan buangan buatan manusia. Masalah pokok pengembangan lingkungan adalah bagaimana cara manusia memanfaatkan lingkungan hidup ini seperti hutan, sungai, laut dan pantai diolah manusia secara bertanggung jawab sehingga kekayaan alam ini dapat dimanfaatkan secara terus-menerus.
Hakikat pokok pengembangan lingkungan ada 5 ciri utama, yaitu sebagai berikut.
  1. Memelihara proses alamiah secara terus-menerus bagi sumber daya alam yang menopang kehidupan manusia dan pembangunan.
  2. Memanfaatkan sumber daya alam dengan cara pelestarian dan peningkatan mutu sumber daya alam. Oleh karena itu, penggunaannya harus secara berencana dan bertanggung jawab.
  3. Memelihara dan mengembangkan keanekaragaman genetik organisme (asal mula setiap bentuk hidup dalam dunia binatang atau tumbuhan berdasarkan keturunan). Keanekaragaman tumbuh-tumbuhan, binatang, dan seluruh isi alam bergantung pada genetik organisme yang terkandung dalam diri makhluk itu.
  4. Mengusahakan pembangunan yang selaras antara hubungan manusia dengan lingkungan alam. Manusia dan alam adalah kesatuan yang tidak terpisahkan. Lingkungan sosial yang berkembang harus memiliki ciri- ciri keselarasan, keseimbangan, dan keserasian dalam diri manusia dan masyarakat, baik dalam hubungan dirinya dengan sesama manusia maupun dalam hubungan dirinya dengan lingkungan alam.
  5. Sebenarnya segala kegiatan ada hubungan saling bergantung, karena dari hakikat lingkungan segala sesuatu terjaring dalam satu rangkaian. Oleh karena itu, pengembangan lingkungan ikut menentukan pengaruh atau dampak suatu kegiatan kepada lingkungan dan diperhatikan pula siklus lingkungan alam yang berlaku.
sumber :
Iskandar, L. 2009. Geografi 2 : Kelas XI SMA dan MA. Jakarta. PT. Remaja Rosdakarya
]]>