PEMANFAATAN LAUT BAGI KEHIDUPAN

A. SUMBER MINERAL DAN PEMANFAATANNYA
1) Minyak Bumi
Berdasarkan hasil penelitian ahli geologi khususnya tentang persebaran minyak bumi, ternyata banyak sumur atau cekungan minyak bumi yang tersebar di dasar laut (lepas pantai). Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya persebaran minyak bumi di beberapa tempat.

  • Gas dan minyak bumi ditemukan di Laut Cina Selatan pada tahun 1970 dan 1979.
  • Di Cekungan Natuna (200 km sebelah barat Natuna) ditemukan sumber minyak bumi pada tahun 1974.
  • Pengeboran minyak dan gas bumi ditemukan di Kutai, lapangan Atak pada tahun 1970, ± 20 km sebelah timur Kalimantan Timur.
  • Minyak mempunyai peranan penting sebagai bahan bakar, misalnya di Selat Sunda bagian utara dan selat Malaka.
2) Batu kapur atau gamping
Batu kapur dan batu karang tersebar pada laut dangkal. Atas dasar tersebut ternyata secara geologis Indonesia banyak memiliki laut dangkal maka praktis banyak terdapat batu kapur. Contohnya di Gunung Kidul, Wonosari (Daerah Istimewa Yogyakarta) merupakan bekas laut yang terangkat, serta pada laut-laut dangkal lainnya. Batu kapur mempunyai peranan penting, yaitu untuk bahan bangunan, alat tulis, industri gelas, dan industri semen.
3) Fosfat
Terumbu karang mempunyai peranan penting atau nilai ekonomi yang tinggi karena merupakan tempat hidup jenis-jenis ikan, udang, alga, teripang, kerang dan mutiara. Dengan kehidupan ini, secara alami akan mengalami siklus biologi maka sisa-sisa kehidupan itu akan merupakan bahan fosfat yang berguna sebagai bahan dasar industri pupuk.
Jenis-jenis mineral perairan laut yang bersifat anorganis dan bermanfaat bagi kehidupan adalah sebagai berikut.
1) Timah
Timah yang banyak terdapat di dasar laut merupakan timah sekunder. Hal ini dapat dibuktikan di sekitar perairan Laut Bangka (Paparan Sunda) bahwa pada zaman es daerah Paparan Sunda merupakan bekas daratan. Timah mempunyai peranan penting bagi kehidupan, yaitu sebagai bahan industri peluru dan pelapis kaleng.
2) Pasir, kerikil, dan batuan
Secara geologi, laut merupakan daerah yang datar (rendah) dan merupakan tempat pemusatan sedimentasi dari daratan. Material- material yang diangkut itu antara lain berupa pasir, kerikil dan batuan yang kesemuanya itu merupakan bahan bangunan.
3) Pasir besi
Jenis material yang terendap di dasar laut sangat ditentukan oleh asal terjadinya sedimentasi tersebut. Laut yang banyak terisi material sungai yang bersumber dari gunung berapi menandakan bahwa dasar laut itu kaya akan pasir besi. Kemudian pasir besi akan diangkut ke darat sebagai penyusun material di pantai. Pasir besi ini mempunyai peranan penting bagi industri berat.
B. ORGANISME DI PERAIRAN LAUT
Berdasarkan ilmu biologi oseanografi, sistem pelagik terdiri atas hewan dan tumbuhan yang hidupnya berenang dan melayang-layang di lautan terbuka. Sistem pelagikan ini dibagi menjadi dua kelompok utama, yaitu plankton dan nekton.
1) Plankton
Plankton dapat dibagi menjadi dua, yaitu fitoplankton (tumbuh-tumbuhan) dan zooplankton (hewan).
· Fitoplankton adalah tumbuhan air yang berukuran sangat kecil dan terdiri atas sejumlah kelas yang berbeda. Pada continental shelf di kedalaman 100m, fitoplankton merupakan makanan ikan.
· Zooplankton adalah suatu kelompok yang terdiri atas berjenis-jenis hewan yang sangat benyak macamnya, seperti kepiting dan moluska. Zooplankton yang bersifat herbivora akan memakan fitoplankton secara langsung, sedangkan golongan karnivora secara tid ak langsung memakan golongan herbivora dan karnivora yang lain.
2) Nekton
Nekton adalah nama gabungan dari binatang-binatang yang dapat berenang, terutama binatang laut. Contohnya ikan paus yang bahan makanannya adalah cumicumi dan plankton.
3) Bentos
Bentos adalah hewan dan tumbuhan yang hidup di dasar laut yang masih dipengaruhi oleh air pasang, antara lain jenis hewan yang hidup di wilayah littoral estuaria, mangrove, dan terumbu karang.
Jenis-jenis tumbuhan yang hidup di dasar laut adalah sebagai berikut.
a) Tanaman air bersel satu yang hidup di permukaan pasir dan lumpur.
b) Tanaman air yang berukuran besar merupakan tumbuhan yang mengandung klorofil (pigmen hijau) dan berfotosintesis.
c) Tanaman berbunga, seperti rumput laut dan semak-semak yang hidup di mangrove dan wilayah littoral. Contohnya hewan yang hidup di dasar laut di antaranya kepiting berduri, siput laut, dan binatang laut.
C. PERMAS ALAHAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELESTARIAN LAUT
image
]]>