Pemanfaatan Citra dan Foto Udara

Citra dan foto-foto yang dihasilkan oleh satelit dan pemotretan udara dapat digunakan untuk melakukan inventarisasi sumber daya alam, memonitor kondisi lingkungan, dan mengetahui perubahan-perubahan yang terjadi di permukaan bumi. Perubahan-perubahan oleh gejala alam (seperti hasil letusan gunung berapi) dan hasil budidaya manusia (seperti pembangunan kota-kota baru, pembukaan daerah-daerah pemukiman transmigrasi, dan penebangan hutan).

Para pakar dari berbagai disiplin ilmu dapat memanfaatkan foto udara atau citra satelit bagi kajian di bidangnya masing-masing antara lain sbb :
1. Di bidang pertanian dan kehutanan, foto satelit Landsat dapat digunakan untuk identifikasi hutan raw, hutan laha rendah, hutan mangrove, inventarisasi alang-alang, daerah pertanian lahan kering, lahan berpindah, dsb.
2. Di bidang geografi, dari kenampakan wilayah (sungai, danau, jalan raya, desa, kota) dapat digunakan untuk kepentingan peta tematik, dan perencanaan penggunaan tanah.
3. Di bidang geologi, kenampakan kelurusan, patahan, dataran, perbukitan, pegunungan, konndisi fisiografi yang berbeda dapat dilacak dari foto udara dan citra.
4. Di bidang oceanografi, daerah yang terkena tumpahan minyak dilaut dan arah aliran air laut yang mengandung endapan dari sungai dapat pula diidentifikasi melalui foto satelit.
5. Di bidang arkeologi, penentuan situs purbakala bagi kajian arkeologi modern memerukan data satelit dan data pengindraan jauh yang lain.
Kegunaan penginderaan jauh antaralain :
1. Sebagai alat bantu dalam menyusun teori
2. Sebagai alat untuk menemukan fakta
3. Sabagai alat penelitian
4. Sebagai dasar penjelasan
5. Sebagai penjelasan sebagai alat prediksi dan pengendalian
Beberapa bidang disiplin ilmu tersebut menggunakan citra satelit sumber daya. Data satelit sangat beragam tergantung pada jenis satelitnya, misalnya, satelit sumber daya ditujukan untuk memperleh data sumber daya alam. Contoh satelit SDA yang lain adalah :
1. Landsat (Land recources Satellite) diluncurkan dan dimiliki oleh Amerika Serikat.
2. SPOT (System Probotaire de Observation de la Terra) diluncurkan dan dimiliki oleh Perancis.
3. MOS (Marine Observation Stellite) diluncurkan dan dimiliki oleh Jepang.
4. Seasat (Sea Satellite) diluncurkan oleh Amerika Serikat.
5. ERS (Earth Recources Satellite) diluncurkan dan dimiliki oleh Eropa.
6. Luna diluncurkan dan dimiliki oleh Rusia.
]]>