Pelestarian Lingkungan Hidup

Eksploitasi besar-besaran terhadap sumber daya alam ternyata membawa dampak negatif bagi kehidupan umat manusia. Para ilmuwan menyimpulkan kehidupan umat manusia sangat berbahaya apabila dalam meningkatkan taraf kesejahteraan hidupnya dilakukan secara sewenang- wenang tanpa memperhatikan kepentingan alam.

Sumber energi minyak dan gas bumi semakin menipis, terjadinya lubang ozon di benua Antartika dan terjadinya efek rumah kaca yag dapat meningkatkan temperatur permukaan bumi. Demikian juga terjadinya peracunan oleh limbah industri, terjadinya hujan asam dan terancam punahnya makhluk hidup tertentu yang hidup di daratan maupun lautan.
Sekelompok pakar pada awal tahun lima puluhan menyadari bahaya tersebut dan sejak itu manusia mulai berusaha untuk mencegah bahaya- bahaya itu yang disebabkan pencemaran dan perusakan lingkungan.
Untuk mencegah musnahnya sumber kekayaan hayati di laut para ahli menyarankan langkah yang perlu diambil untuk menjaga kelestarian sumber kekayaan hayati di laut. Misalnya, jika akan menanam hasil laut, manusia pun harus bersedia untuk menanam, memupuk dan memelihara sumber daya laut. Di antaranya, pembudidayaan kerang hijau, rumput coral, rumput laut, kerang mutiara, dan ikan kerapu. Hal ini membuktikan bahwa laut pun dapat ditanami sehingga manusia bukan hanya makhluk yang hanya dapat memanen hasil laut saja, tetapi juga dapat menanami laut sehingga dapat memanen hasilnya. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga jangan sampai sumber hayati di laut mengalami kepunahan.
sumber :
Iskandar, L. 2009. Geografi 2 : Kelas XI SMA dan MA. Jakarta. PT. Remaja Rosdakarya
]]>