MENGHITUNG PERTUMBUHAN PENDUDUK SUATU WILAYAH

Pertumbuhan Penduduk

Pertumbuhan penduduk disebut juga dinamika penduduk. Ada 3 klasifikasi pertumbuhan penduduk, yaitu sebagai berikut.
  1. Pertumbuhan penduduk termasuk cepat, bila pertumbuhan 2% lebih dari jumlah penduduk tiap tahun.
  2. Pertumbuhan penduduk termasuk sedang, bila pertumbuhan itu antara 1% – 2%.
  3. Pertumbuhan penduduk termasuk lambat, bila pertumbuhan itu antara 1% atau kurang.
Pertumbuhan penduduk, yaitu angka yang menunjukkan tingkat pertambahan penduduk per tahun dalam jangka waktu tertentu dinyatakan dengan persen. Keadaan penduduk tumbuh, bila angka kelahiran lebih besar dari angka kematian. Atau jumlah kelahiran lebih besar dari jumlah kematian. Pertumbuhan penduduk dipengaruhi oleh faktor-faktor kelahiran, kematian, dan migrasi yang terdiri atas emigrasi dan imigrasi. Ada 2 pengertian pertumbuhan penduduk.
a. Pertumbuhan Penduduk Alami (Natural Increase)
Pertumbuhan penduduk alami, yaitu terjadi dari selisih kelahiran dan kematian.
Rumus:
P = – m
b. Pertumbuhan Penduduk Migrasi Atau Pertumbuhan Penduduk Total
Pertumbuhan penduduk migrasi atau pertambahan penduduk total ialah pertumbuhan penduduk alami ditambah dengan selisih imigrasi dengan emigrasi.
Rumus:
P = (l– m) + (l– e)
Keterangan:
= jumlah pertumbuhan penduduk
l= jumlah kelahiran (fertilitas)
= jumlah kematian (mortalitas)
= jumlah emigran (orang yang pergi)
l= jumlah imigran (orang yang datang)
sumber :
Soegimo, Dibyo dan Ruswanto. 2009. Geografi : untuk SMA/ MA Kelas XI. Jakarta. CV Mefi Caraka
]]>