Home GeografiPeta dan Pemetaan Membuat Peta Data Kependudukan Menggunakan Simbol Titik, Garis dan Area

Membuat Peta Data Kependudukan Menggunakan Simbol Titik, Garis dan Area

by geografi
0 comment

Untuk memasukan data kependudukan ke dalam peta ,terlebih dahulu harus tersedia peta lokasi dengan batas dan luas yang jelas berikut ini cara untuk membuat peta data kependudukan .

a. Menggunakan symbol titik atau dot
misalnya kita ingin membuat peta penyebaran dan kepadatan penduduk di kabupaten X yang terdiri dari lima kecamatan adalah seribu jiwa yaitu kecamatan A,B,C,Dan, dan E. Pada tahun 2003 jumlah penduduk masing-masing 1000 jiwa,2000 jiwa ,3000 jiwa, 4000 jiwa, dan 5000 jiwa .
jika peta itu dibuat menggunakan symbol /dot ,harus dijelaskan bahwa satu titik itu mewakili beberapa jiwa .misalnya satu titik itu mewakili 200 jiwa secara berturut –turut jumlah titik dikecamatan A ,B ,C ,D ,Dan E adalah
clip_image001A= 1000 = 5 Buah titik
200
clip_image002B =2000 = 10 Buah titik
200
clip_image003C = 3000 = 15 Buah titik
200
clip_image004D = 4000 =20 Buah titik
200
E = 5000 =25 Buah titik
200
Jumlah titk tersebut diletakan pada daerah masing-masing kecamatan. Simbol/ titik tersebut yang mewakili jumlah penduduk dan persebarannya ,harus dletakan sesuai dengan lokasi sebenarnya ,jangan diletakan pada kawasan hutan rawa
clip_image007
b. Menggunakan symbol garis atau arsir
Apabila kita akan membuat peta denan menggunakan symbol arsir ,tiap kecamatan harus diarsir dengan arsiran yang berbeda di tiap kecamatan .
clip_image009
c. Menggunakan symbol area atau luasan
Untuk menunjukan adanya perbedaan besar kecilnya data dapat menggunakan perbandingan panjang pendeknya jari-jari lingkaran . Terlebih dahulu harus ditentukan satu lingkaran jari-jari 1cm mewakili 1000 jiwa. Jadi, dikecamatan A panjang jari-jari lingkaran dikecamatan lainnya dicari dengan rumus berikut
clip_image011


clip_image017
4cm
clip_image021
clip_image023
Peta hasil perkebunan dan pertambangan juga dapat dibuat dengan menggunakan simbol titik garis dan area
Contoh peta tematik sebagai berikut :

  1. Peta kepadatan penduduk : Peta ini menggambarkan perbandingan jumlah penduduk dari suatu wilayah dengan luas daerahnya
  2. Peta Kriminalitas : Peta ini menggambarkan persebaran kejahatan disuatu wilayah
  3. Peta Geologi : Adalah peta yang menggambarkan struktur batuan dan sifat-sifatnya yang dapat mempangaruhi bentuk-bentuk permukaan
  4. Peta Irigasi : Adalah peta yang menggambarkan lokasi atau persebaran air tanah disuatu tempat atau daerah
  5. Peta Arkeologi : Adalah peta yang menggambarkan penyebaran letak benda-benda atau peninggalan purba
  6. peta isoyet : Adalah peta yang menggambarkan banyaknya curah hujan disuatu tempat
  7. Peta tanah : Adalah peta yang menggambarkan dan menggolongkan jenis-jenis tanah dengan tingkat aktivitas manusia
  8. Peta penggunaan Lahan : Adalah peta yang menggambarkan bentuk penggunaan tanah yang ada hubungannya antara lingkungan geografis dan aktivitas manusia
Baca Juga :   5 Macam Jenis Atlas
]]>

Baca Juga Lainnya Kak..

Leave a Comment