Kualitas Penduduk

Kualitas penduduk disebut juga mutu penduduk atau mutu sumber daya manusia. Kualitas penduduk dibedakan menjadi dua, yaitu sebagai berikut:

a. kualitas fisik penduduk, meliputi pemenuhan gizi, kesehatan, kematian, dan harapan hidup pada waktu lahir;
b. kualitas nonfisik penduduk, meliputi pendidikan, latihan kerja, dan sikap (keinginan atau dorongan).
Makin tinggi pendidikan, makin tinggi pula keterampilan dan penge- tahuannya, serta makin mudah menerima pembaruan. Apabila pendidikan dilengkapi dengan latihan kerja maka akan lebih baik. Pendidikan dan latihan kerja akan memberikan kemampuan dan sikap yang diperlukan untuk bekerja dengan baik. Hasilnya, produktivitas kerja menjadi tinggi. Dengan kualitas fisik dan nonfisik yang tinggi maka orang-orang dapat bekerja dengan hasil yang tinggi.
Apabila suatu negara memiliki kualitas penduduk yang tinggi maka penduduk atau sumber daya tersebut merupakan modal dan bukan menjadi beban pembangunan. Oleh sebab itu, peningkatan jumlah penduduk (kuantitas) perlu diikuti dengan peningkatan kualitas penduduk. Di Indone- sia, kualitas penduduk relatif masih rendah sehingga perlu ditingkatkan.
sumber :
Iskandar, L. 2009. Geografi 2 : Kelas XI SMA dan MA. Jakarta. PT. Remaja Rosdakarya
]]>