Jaringan Interaksi Unsur-Unsur Lingkungan (Sosiobiogeofisik)

Interaksi antara manusia dengan lingkungan hidupnya sangat kompleks, karena dalam lingkungan hidup terdapat banyak unsur yang saling mempengaruhi, baik secara langsung maupun tidak langsung. Manusia hidup dari unsur-unsur lingkungan hidupnya. Misalnya:

  1. udara untuk bernafas;
  2. air untuk minum, keperluan rumah tangga, dan keperluan lain (industri, irigasi, dan sebagainya);
  3. tumbuh-tumbuhan dan hewan untuk makanan, tenaga, dan kesenangan;
  4. lahan untuk tempat tinggal dan pertanian.
Oksigen dari udara yang kita hirup berasal dari tumbuh-tumbuhan hasil proses fotosintesis. Karbon dioksida yang kita keluarkan dari nafas digunakan oleh tumbuh-tumbuhan untuk proses fotosintesis. Itulah sebabnya manusia tak dapat dipisahkan dari lingkungan hidupnya.
Interaksi antara manusia dengan lingkungan hidupnya menjadi bagian penting dalam kebudayaan manusia. Pengelolaan lingkungan merupakan bagian kebudayaan manusia, yaitu keserasian. Sebaiknya manusia hidup serasi dengan alam sekitar, dengan sesama manusia, dan dengan Tuhan Yang Maha Esa.
Pandangan hidup bahwa manusia adalah bagian dari lingkungan tempat hidupnya merupakan sistem sosial manusia dan sistem biogeofisik yang membentuk satu kesatuan, disebut ekosistem sosiobiogeofisik. Dengan demikian, kesejahteraan manusia tergantung dari keutuhan ekosistem tempat hidupnya. Untuk itulah pemanfaatan sistem biogeofisik untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak ekosistemnya.
sumber :
Iskandar, L. 2009. Geografi 2 : Kelas XI SMA dan MA. Jakarta. PT. Remaja Rosdakarya
]]>