Identifikasi Berbagai Jenis Perairan Darat

1. Perairan Darat

Jenis-jenis perairan darat ada 2 macam yaitu air tanah dangkal dan air tanah dalam. Yang ke duanya sering banyak di manfaatkan oleh penduduk. Biar lebih jelasnya kita terangkan di bawah.
a. Air tanah dangkal
Air tanah dangkal adalah air tanah yang terdapat di lapisan batuan kedap air, misalnya sumur. Air tanah dangkal merupakan akuifer atas dan sering disebut air freatis, yang banyak di manfaatkan penduduk untuk membuat sumur. Kedalaman air tanah dapt kita amati pada permukaan air sumur. Namun, kedalaman permukaan air sumur itu berbeda-beda di berbagai tempat.

b. Air tanah dalam
Air tanah dalam adalah air tanah yang terletak diantara 2 lapisan batuan kedap air, air tanah dalam merupakan sumber air yang relatif tidak pernah kering. Air tanah dalam merupakan akuifer bawah yang banyak dimanfaatkan sebagai sumber air minum bagi penduduk kota, untuk industri, perhotelan, dsb. Tekanan air yang timbul dari air tanah tak bebas tergantung pada perbedaan tinggi antara suatu tempat dengan daerah penangkapan hujannya.
clip_image004
Gb. Geyser di North Island, Selandia Baru (Sumber : Children’s Encyclopedia, 1997).
2. Sungai
Sungai adalah aliran air tawar melalui suatu saluran menuju laut, atau sungai lain yang lebih besar. Secara morfologi sungai dapat dibagi menjadi 3 bagian utama yaitu hulu, tengah, dan hilir. Air sungai dapat mengikis tanah yang berada di laluinya, kemudian membawa ke muara sungaiuntuk di endapkan.di bagian hilir air lebih lambat karena lereng relatif landai. Oleh karena itu erosi horisontal lebih besar. Hal itu dapat kita amati bentuk lembah sungai di bagian hilir makin lebar dan berkelok-kelok (meander). Meander terdapat di bagian lembah sungai yang melebar dan rendah, akibat adanya pembelokan sungai jarak aliran sungai menjadi sangat panjang. Setelah membentuk meander, sungai dapat berkelok kembali lagi sehingga memotong lengkungan membentuk sebuah pulau.
clip_image006
Gb. Proses terjadinya oxbow lake / lengkungan yang terpotong (Sumber : Physical Geology, 2001).

3. Danau
Danau adalah massa air dalam jumlah besar yang berada dalam suatu cekungan atau basin di wilayah daratan. Berdasarkan proses terjadinya danau dapat dibedakan menjadi 2 yaitu danau alam dan danau buatan.

4. Rawa
Rawa adalah tanah rendah yang selalu tergenang air karena tidak ada pelepasan air (drainase). Oleh karena itu air tawar bersifat asam. Tingginya kadar air ini menyebabkan daerah rawa berlumpur. Rawa juga terjadi karena perluasan daratan melalui sedimentasi akuatis.
Ciri-ciri rawa :
· Pada umunya airnya asam
· Warna airnya merah
· Kurang baik untuk mengairi tanaman
· Pada dasar rawa sering terdapat gambut
· Banyak tumbuh vegetasi di atasnya
Berdasarkan sifat airnya rawa dapat dibedakan menjadi rawa air asin, rawa air tawar dan rawa air payau.
a. Rawa air asin adalah rawa yang terdapat di daerah pantai
b. Rawa air payau adalah rawa yang terdapat di sekitar muara sungai di dekat laut
c. Rawa air tawar adalah rawa yang terdapat di sekitar di sungai-sungai besar
]]>