Identifikasi Bentang Budaya Melalui Citra Penginderaan Jauh

Mengenal bentang budaya dari citra foto udara atau citra penginderaan jauh dapat dimulai dari obyek yang mudah dikenal, misalnya :

a. Rumah, dapat dikenal melalui bentuk, ukuran,dan bayangannya. Rumah tinggal umumnya berukuran kecil; gedung sekolah umumnya berukuran relatif lebih besar dari rumah tinggal; stasiun dapat dikenal dengan ukuran yang lebih besar, letaknya tersendiri, terdapat tangki air, gerbong kereta api, dsb. Pabrik dapat dikenal dari ukuranya yang besar dan panjang, terdapat tangki air, cerobong asap, rel kereta api, dsb.
b. Jalan, dikenal dari rona dan teksturnya yang sangat kontras dengan lingkungan sekitarnya.bentuk memanjang dan lebarnya seragam. Jalan aspal dapat dibedakan dengan bukan aspal dari bentuknya yang relatif lebih lurus dan lebarnya lebih seragam. Jalan kereta api dikenal dengan adanya pengenal; kereta api dan pertemuan yang tajam denga jalan biasa.
c. Perkebunan, perkebunan kopi, kelapa sawit, teh, tebu, dan sawah dapat dikenal dari ketinggian tanamannya, rona, jarak tanaman, serta lingkungan sebagai tanda pengenalnya. Makin memahami persyaratan pembudidayaan tanaman-tanaman tersebut dengan baik, maka akan mudah dalam menginterpretasi citra foto udara dikaitkan dengan obyek bentang budaya.
d. Waduk, pada waduk terjadi secara alami, batas waduk sudah teratur. Pada waduk buatan, bangunan pintu air terlihat lurus dan teratur. Permikaan air waduk, rona dan teks teurnya jelas, terlihat rona belang-belang karena ada berbagai jenis tumbuhan air.
e. Kebun buah-buahan, terlihat dalam foto udara sebagai titik-titik dengan pola teratur.
f. Daerah padang rumput, ditandai denga rona kelabu putih sampai kelabu sedang dan teksturnya halus.
g. Terowongan, dapat dikenal denga kenampakan yang bentuknya memanjang dan lebarnya seragam seperti jalan kereta api dan saluran irigasi, tiba-tiba hilang dan muncul lagi di tempat lain.
h. Jembatan, dikenal dengan adanya kenampakan memanjang yang berupa lembah atau sungai yang menyilang jalan. Ada beda tinggi antara lembah dan jalan.
i. Lapangan terbang, dapat dikenal dengan adanya landasan yang ukurannya lebar, bentuknya lurus, polanya teratur, adanya menara, pesawat terbang, dan terminal.
j. Angkutan air, dapat dikenal dengan adanya pelabuhan dan dermagaserta saluran atau kanal yang cukup lebar dan tenang airnya.
k. Persawahan, ditandai dengan kenampakan pematang-pematang yang memanjang denga jalur-jalur tanaman. Bentuknya teratur pada tanah yang datar, dan tak teratur pada tanah miring.
]]>