Unsur-unsur Lingkungan Hidup

Sebagaimana yang telah disinggung sebelumnya, lingkungan hidup terdiri dari tiga unsur yaitu unsur fisik, unsur biologis, dan unsur budaya.

1. Unsur Fisik
Unsur fisik yaitu segala sesuatu yang terdapat di sekitar kita yang berwujud benda-benda matiseperti tanah, air, udara, gunung, bukit, lembah, dan sebagainya. Semuanya merupakan unsur-unsur fisik bagian dari alam (bukan ciptaan manusia), sering pula disebut unsur-unsur abiotik.
Unsur-unsur fisik memegang peran penting dalam memberi dan melestarikan kehidupan di bumi. Tanpa unsur-unsur fisik kehidupan di bumi tidak akan pernah ada. Tanah, air, dan udara merupakan unsur utama dalam memberikan kehidupan di bumi. Bila mana salah satu dari komponen itu tidak ada, maka kehidupan tidak akan dapat terjadi. Tanah diperlukan untuk tempat tumbuhnya tanaman, dan tempat hidup mahluk lainnya. Air diperlukan oleh mahluk hidup untuk melarutkan zat-zat makanan agar dapat diserap oleh tumbu-tumbuhan maupun binatang dan manusia. Orang dapat hidup berhari-hari tanpa makan asal dia masih minum air, tapi sebaliknya dia tidak akan dapat bertahan lama kalau tidak minum air. Dalam makanan yang kita makan baik berupa buah-buahan, sayur-sayuran, dan makanan lainnya juga terdapat unsur air, walaupun dalam jumlahyang lebih kecil.
Udara diperlukan untuk pernafasan manusia dan binatang. Setiap saat kita bernafas, menghirup udara, dan mengeluarkan udara. Udara yang kita hirup disebut oksigen (O2) sedangkan yang kita keluarkan disebut gas asam arang atau karbon dioksida (CO2). Bila kita mampu bertahan hidup selama beberapa hari tanpa makan dan minum, bagaimana halnya kalau kita tidak bernafas selama setengah jam saja? Tentu kita akan mati karena tubuh kita kekurangan oksigen. Hal ini menunjukkan bahwa betapa pentingnya udara bagi kehidupan. Akan tetapi, kita sering tidak peduli terhadap udara karena untuk memperolehnya tidak perlu bersusah payah mengeluarkan biaya dan tenaga. Udara telah disediakan oleh Tuhan Yang Maha Esa, tinggal kita menjaganya agar tetap bersih dan tidak tercemar.
2. Unsur Biologis
Unsur biologis yaitu segala sesuatu yang terdapat di sekitar kita yang merupakan mahluk hidup (organisme), seperti binatang dan tumbuh-tumbuhan mulai dari yang terkecil hingga yang terbesar. Unsur biotic tersebar di daratan. Ada yang berada di dalam tanah seperti bakteri-bakteri, cacing, dan mahluk yang lain. Sebagian besar berada di permukaan daratan seperti binatang (fauna) dan flora (tumbuh-tumbuhan) yang menutupi hampir sebgian besar permukaan daratan.
Demikian pula halnya unsur-unsur biotik yang berada didalam perairan terutama perairan laut, jumlahnya sangat besar melebihi unsur-unsur biotic yang ada di daratan. Hal ini dikarenakan perairan laut jauh lebih luas daripada daratan. Binatang-binatang di dalam perairan laut jauh lebih banyak baik dari segi jumlah maupun jenisnya jika dibandingkan dengan binatang-binatang yang ada di daratan. Demikian pula halnya flora di dalam laut terdapat dalam jumlah besar yang menjadi sumber makanan, dan tempat hidup fauna laut. Semua hidup dalam keadaan seimbang dan serasi apabila tidak ada gangguan, terutama gangguan yang disebabkan oleh manusia.
Kelangsungan dan kesejahteraanhidup manusiatidak dapat lepas dari unsur-unsur biotik, baik di daratan maupun di lautan, karena manusia membutuhkan tumbuh-tumbuhan dan binatang sebagai sumber kehidupan seperti untuk makanan, pakaian, perumahan, dan sebagainya. Gangguan-gangguan terhadap unsur-unsur biotik, akan berdampak pulaterhadap kehidupan manusia.
3. Unsur-unsur Budaya
Unsur-unsur budaya adalah segala sesuatu yang berasal dari hasil pikiran dan akal budi manusia. Unsur-unsur budaya termasukdi dalamnya semua ciptaan manusia seperti gedung-gedung, jalan, kendaraan bermotor, industri, dan lain-lain yang disebut dengan unsurbinaan, dan kebiasan serta adat istiadat yang dianut oleh masyarakat yang merupakan unsur-unsur sosial.
Peran unsur budaya dalam lingkungan alam sangat dominan karena unsur budaya dapat memperbaiki ataupun merusak lingkungan alam. Industri-industri hasilciptaan manusia telah banyak menyebabkan pencemaran terhadap udara, air, maupun tanah.
Keserakahan manusia yang hanya meninjau sesuatu dari aspek ekonomi tanpa menghiraukan kelestarian lingkungan telah menimbulkan kerusakan-kerusakan hampir di semua bidang. Demikian pula halnyakebiasaan-kebiasaan masyarakat yang membuang sampah, dan limbah rumah tangga secara sembarangan ke sungai talah turut pula menambah pencemaran lingkungan, khususnya pencemaran terhadap perairan.
]]>

Baca Juga :   UPAYA PENANGGULANGAN DAN PEMULIHAN LAHAN KRITIS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here