Sumber pencemaran udara

Sumber pencemaran udara :

  • Transportasi (sumber bergerak)
  • Pembakaran bahan bakar dari sumber tetap
  • Proses industri (sumber tetap)
  • Pembangunan limbah padu (sumber tetap)
Sumber pencemaran dan faktor-faktor yang mempengaruhinya :
1. Pencemaran udara out door
Berupa pencemaran udara yang terjadi pada leingkungan umum perkotaan
2. Pencemaran udara in door
Pencemaran udara di dalam ruangan baik pemukiman, maupun perkantoran, gedung tinggi (masalah sick building syndrome)
Dua sumber perubahan :
1. Alamiah : aktivitas gunung berapi, pembusukan, dan lain-lain
2. Kegiatan manusia antara lain :
  • industri
  • rumah tangga
  • otomobil (sumber bergerak)
  • lain-lain yang tidak termasuk di atas
Keberadaan pencemaran di udara akan dipengaruhi oleh berbagai hal :
  • Arah dan kecepatan angin
  • Kelembaban dan curah hujan
  • Suhu udara
  • Topografi / geografi
Jakarta terletak pada dataran rendah di bagian utara pulau Jawa yang temperaturnya rata-rata berkisar 27 C. Kualitas udara di wilayah Jakarta dicemari oleh pembangunan limbah gas oleh berbagai kegiatan warganya.
Hasil penelitian Bapedal bekerjasama dengan LPM ITB Bandung pada tahun 1992, zat pencemran udara di wilayah Jakarta dikotori oleh gas buang dari kegiatan berbagai sektor antara lain :
  • Sektor industri
  • Transportasi
  • Rumah tangga
  • Sampah
dan tiap-tiap sektor mengemisikan parameter seperti Hidrokarbon, Karbon monoksida, Sulfur oksida, serta debu / TSP dengan komposisi sebagai berikut :
– sektor transportasi 66,3 %
– sektor industri 18,9 %
– rumah tangga 11,1 %
-sampah 1,7 %
]]>

Baca Juga :   Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kualitas Air

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here