Suhu udara (temperatur)

Skala temperatur digunakan istilah derajat, dan umumnya menggunakan skala Celcius ( C) atau skala Fahrenheit ( F). Pada skala celcius titik cair es yang bersih dianggap memiliki temperatur 0  C dan titik didih air bersih pada tekanan udara normal dianggap memiliki tempaeratur 100  C. Namun demikian tidak selamanya air mendidih pada 100  C tergantung pada keadaan suhu udara disekitarnya. Pada skala Fahrenheit ( F) titik beku air terletak pada 32  F, sedangkan titik didih air pada tekanan udara yang normal pada 212  F. Oleh karena itu, 100 C = 180 F. Alat pengukur temperatur udara adalah termometer atau termograf. Termograf adalah alat pengukur temperatur yang bekerja atau merekam temperatur udara secara terus menerus setiap hari. Termograf dilengkapi dengan sebuah pena dan silinder yang berputar otomatis.

Tabel 5.1
Beberapa Skala Pengukuran
Skala pengukuran Titik didih air Titik beku air Titik absolut
Fahrenheit
Celcius
Kelvin
212
100
373
32
273
– 460
– 273
Suhu udara merupakan keadaan panas udara pada suatu tempat. Suhu udara ditimbulkan oleh pancaran sinar matahari (radiasi) yang diserap permukaan bumi. Permukaan bumi yang menyerap radiasi matahari akan naik suhunya, sehingga udara yang berada di sekitarnya (di atasnya) akan terpanasi. Dengan demikian, terciptalah keadaan suhu udara di tempat tersebut akibat pemanasan dari naiknya suhu permukaan bumi. Udara panas yang berasal dari panas permukaan bumi dapat naik ke atas melalui proses konveksi. Konveksi adalah pergerakan udara panas yang naik ke atas.
Keadaan suhu udara di suatu tempat dipengaruhi oleh empat hal, yaitu sebagai berikut:
a. Lamanya penyinaran matahari
Semakin lama matahari menyinari permukaan bumi sekain panas udara disekitarnya.
b. Sudut datang sinar matahari
Jika sinar jatuh matahari tegak lurus di permukaan bumi maka suhu udara di sekitarnya akan lebih panas tetapi jika sinarnya jatuh condong (misalnya di pagi hari atau di sore hari) maka suhu udara lebih rendah. Daerah di permukaan bumi yang selalu menerima sinar jatuh dalam keadaan condong adalah di daerah lintang tinggi (30  – 60  LU/LS) sehingga di daerah ini relatif lebih dingin daripada di daerah khatulistiwa.
c. Keadaan awan yang menutupinya
Semakin banyak awan suhu udara di permukaan bumi akan lebih dingin karena sinar matahari terhalang oleh keadaan awan.
d. Keadaan di permukaan bumi
Keadaan di permukaan bumi juga berpengaruh terhadap suhu suatu daerah. Jika di permukaan bumi merupakan padang pasir (gurun) maka keadaan suhu pada siang hari akan lebih panas dibandingkan dengan permukaan bumi yang ditumbuhi hutan.
Udara akan menjadi panas karena adanya penyinaran matahari. Karena penyinaran matahari, permukaan bumi menerima panas pertama. Udara akan menerima panas dari permukaan bumi yang dipancarkan kembali setelah diubah dalam bentuk gelombang panjang.
clip_image002
Gambar 5.4 Termograf
Radiasi yang dipancarkan matahari tidak seluruhnya diterima oleh bumi. Bumi menyerap radiasi sebesar 51%, selebihnya mengalami proses pembauran 7%, pemantulan kembali oleh awan 20% dan oleh bumi 4%, dan diserap oleh awan sekitar 3%, serta molekul udara dan debu atmosfer sebesar 19%. Panas yang diterima oleh permukaan bumi akan dipancarkan dan dirambatkan kembali melalui proses-proses berikut.
  • a. Konduksi, yaitu proses pemindahan panas pada molekul-molekul yang zat pengantarnya tidak ikut bergerak.
  • b. Konveksi, yaitu proses pemindahan panas pada molekul yang zat pengantarnya ikut bergerak.
  • c. Radiasi, yaitu proses pemindahan panas melalui pancaran gelombang dari sumber panasnya.
Untuk mencatat intensitas pancaran matahari, digunakan alat yang dilengkapi dengan bola gas, tempat skala, dan kertas karbon yang mudah terbakar.
Rata-rata suhu tahunan, di Indonesia sekitar 26,80 C. Dalam peta, daerah daerah yang suhu udaranya sama dihubungkan dengan garis isotherm.
sumber : Waluya, Bagja. 2009. Memahami Geografi 1 SMA/MA : Untuk Kelas X, Semester 1 dan 2. Jakarta. ARMICO
]]>

Baca Juga :   Perbedaan Cuaca dan Iklim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here