POLA GERAKAN UDARA

Udara bersifat diaterman, artinya melewatkan panas. Jadi, udara tidak langsung dipanaskan oleh matahari sebab sinar matahari bergelombang pendek dan tidak dapat ditangkap oleh udara. Setelah sampai di bumi, sinar matahari dipancarkan kembali dalam bentuk gelombang panjang.
Cara bumi memanasi lapisan udara dapat dilakukan dengan beberapa cara diantaranya sebagai berikut.

a. Konveksi
Lapisan udara yang bersentuhan dengan permukaan bumi akan menjadi panas sehingga tekanannya menjadi rendah. Kemudian udara panas ini terdorong ke atas oleh udara dingin di sekitarnya maka terjadilah pemindahan udara arah vertikal (tegak) yang disebut konveksi. Jika arus konveksi sangat kuat maka penerbangan pesawat udara dapat terganggu. Arus konveksi dapat membantu petani dalam bercocok tanam karena gerakan udara ini dirasakan sebagai angin serta berpengaruh pada proses terjadinya
hujan.
b. Adveksi
Adveksi adalah gerakan udara secara horizontal atau perpindahan udara arah mendatar. Gerakan udara ini pada kehidupan sehari- hari dapat membantu nelayan utuk melaut menangkap ikan atau pulang dari menangkap ikan karena gerakan udara ini dapat menimbulkan proses terjadinya angin darat dan angin laut.
c. Turbulensi
Turbulensi adalah gerakan udara yang tidak teratur atau berputar-putar. Hal ini disebabkan oleh adanya kota, hutan, bukit ataupun gunung. Gerakan udara ini dapat menyebabkan perubahan cuaca secara cepat serta dapat juga mengganggu jalannya pesawat udara.
]]>

Baca Juga :   5 Manfaat iklim bagi kehidupan manusia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here