Perwilayahan (Regionalisasi)

Regionalisasi di dalam geografi adalah suatu upaya mengelompokkan atau mengklasifikasikan unsur-unsur yang sama. Mengingat lokasi di muka bumi memiliki jumlah tak terbatas dan cenderung saling berdekatan, maka lokasi-lokasi tersebut harus disusun dan dikelompokan menurut kriteria tertentu. Dengan demikian informasi yang diperlukan dapat diperoleh secara efisien dan ekonomis. Salah satu prinsip pembuatan suatu region adalah menyederhanakan wilayah tersebut dengan cara menyatukan tempat-tempat yang memiliki kesamaan atau kedekatan tersebut menjadi satu kelompok.

Regionalisasi selalu didasarkan pada kriteria dan kepentingan tertentu. Misalnya, pada pembagian region permukaan bumi berdasarkan iklim maka kriteria yang digunakan adalah unsur cuaca, seperti temperatur, curah hujan, penguapan, kelembapan, dan angin. Regionalisasi menurut iklim ini sangat berguna untuk mengetahui persebaran hewan dan tumbuhan, tetapi mungkin kurang berguna dalam hal komunikasi atau transportasi. Karena itulah pengelompokkan region dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, tergantung pada kepentingan atau tujuan pengelompokkan region tersebut.
Regionalisasi suatu fenomena atau gejala di muka bumi memberikan berbagai manfaat. Beberapa manfaat tersebut antara lain sebagai berikut.
a. Membantu memisahkan sesuatu yang berguna dari yang kurang berguna.
b. Mengurutkan keanekaragaman permukaan bumi.
c. Menyederhanakan informasi dari suatu gejala atau fenomena di permukaan yang sangat beragam.
d. Memantau perubahan-perubahan yang terjadi baik gejala alam maupun manusia.
Pembuatan region tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Terdapat beberapa tahapan yang harus diikuti. Tahapan-tahapan tersebut antara lain sebagai berikut.
1. Pembuatan Region Uniform (klik untuk info lebih lanjut)
2. Pembuatan Wilayah atau Region Nodal (klik untuk info lebih lanjut)
]]>

Baca Juga :   Pembuatan Wilayah atau Region Nodal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here