Penjelasan 3 Lapisan Bumi

Besarnya ukuran bumi menyebabkan manusia kesulitan untuk mengetahui struktur bagian lapisan bumi. Akan tetapi, para ahli geologi memperoleh gambaran tenatng susunan bagian dalam bumi melalui pengamatan seismologi. Hal itu karena arah,kecepatan, dan bentuk gelombang gempa ditentukan oleh komposisi dan kerapatan bagian dalam bumi. Sesudah bumi terjadi bersama-sama planet lainnya, bahan-bahan yang lebih berat menggumpal di dalam inti bumi, sedangkan keraknya terdiri dari unsure-unsur silisium dan aluminium. Sesudah itu menyusul lapisan yang agak dalam lagi, dengan unsure utama silisium dan magnesium. Lebih kedalam lagi terdapat lapisan yang banyak mengandung unsure persenyawaan logam sulfida. Yang paling dalam adalah inti yang mengandung besi dan nikel.
Secara struktur lapisan bumi dibagi menjadi 3 lapisan utama, yaitu kerak bumi, selimut, dan inti. Struktur lapisan bumi seperti itu mirip dengan telur, yaitu cangkangnya ibarat kerak,putih telur sebagai selimut, dan kuning telur sebagai inti.
1. Kerak bumi merupakan lapisan kulit bumi bagian luar. Tebal lapisan kerak bumi mencapai 70 km dan merupakan lapisan batuan yang terdiri dari batuan-batuan basa dan asam. Lapisan ini menjadi tempat tinggal bagi seluruh makhluk hidup. Suhu di bagian bawah kerak bumi mencapai 1.100 °C. Lapisan kerak bumi dan di bawahnya hingga kedalaman 100 km dinamakan lithosfer.
2. Selimut atau selubung merupakan lapisan yang letaknya di bawah lapisan kerak bumi. Tebal selimut bumi mencapai 2900 km dan merupakan lapisan batuan padat. Suhu di bagian bawah selimut mencapai 3000 °C, tetapi tekanannya belum mempengaruhi kepadatan batuan.
3. Inti bumi merupakan lapisan paling dalam dari struktur bumi. Lapisan ini dibedakan menjadi lapisan inti luar dan inti dalam. Inti luar tebalnya sekitar 2000 km dan terdiri atas besi cair yang suhunya mencapai 2200 °C. Inti dalam merupakan pusat bumi berbentuk bola dengan diameter sekitar 2700 km. Inti dalam ini terdiri dari nikel dan besi yang suhunya mencapai 4500 °C.
]]>

Baca Juga :   Batuan malihan (Metamorf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here