Pengertian Globalisasi dan 6 Ciri-ciri Globalisasi

Kata globalisasi diambil dari kata globe (bola dunis) menjadi global yang berarti mendunia. Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia. Hubungan antarbangsa dan antarmanusia tersebut dapat berupa hubungan dalam bidang perdagangan, investasi, perjalanan, budaya popular, dan bentuk bentuk interaksi yang lain. Istilah globalisasi memiliki kesamaan dengan istilah internasionalisasi. Internasionalisasi mengandung pengertian hubungan yang melintasi batas-batas negara-negara.

Hubungan internasional berlangsung dalam masyarakat internasional. Globalisasi menggambarkan, bahwa warga dunia semakin menyatu. Mereka memiliki pola hubungan yang semakin erat. Kehidupan dunia seperti itu digambarkan sebagai desa yang mengglobal (global village). Dengan globalisasi seluruh bangsa dan negara di dunia semakin terikat satu sama lain, mewujudkan suatu tatanan kehidupan baru dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi, dan budaya masyarakat.

Globalisasi merupakan perubahan global yang melanda seluruh dunia. Perubahan global ini mempunyai kekuatan dan kecepatan yang sangat kuat untuk mempengaruhi seluruh bangsa dan negara di dunia ini. Tak ada satu pun bangsa dan negara yang mampu menolak globalisasi. Globalisasi haruslah dihadapi sebagai kenyataan yang harus diterima. Globalisasi tidak hanya terjadi di bidang ekonomi, melainkan meliputi seluruh aspek kehidupan manusia, yaitu sosial, politik, teknologi, lingkungan, budaya, dan sebagainya.
Lalu apa yang menjadi ciri-ciri globalisasi itu? Ciri-ciri globalisasi harus dijelaskan dengan menggunakan dua konsep sebagai berikut :
  1. Perubahan dalam konsep ruang dan waktu. Perkembangan barang-barang seperti telepon genggam, televisi satelit, dan internet menunjukkan bahwa komunikasi global terjadi demikian cepatnya, sementara melalui perilaku atau perpindahan manusia atau sekelompok manusia (massa) semacam turisme memungkinkan kita mengenal banyak hal dari budaya yang berbeda.
  2. Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung. Hal ini diakibatkan oleh pertumbuhan perdagangan internasional, peningkatan pengaruh perusahaan multinasional, dan pengaturan perdagangan internasional oleh organisasi World Trade Organization (WTO).
  3. Peningkatan interaksi budaya melalui perkembangan media massa. Pengaruh tersebut terutama melalui sarana televisi, film, musik, dan transmisi berita dan olah raga internasional. Saat ini, kita dapat mengkonsumsi dan mengalami gagasan dan pengalaman baru mengenai hal-hal yang melintasi beraneka ragam budaya, misalnya dalam bidang fashion, literatur, dan makanan.
  4. Meningkatnya masalah bersama. Permasalahan bersama tersebut misalnya pada bidang lingkungan hidup, krisis multinasional, inflasi regional.
  5. Makanan siap saji (KFC, McD, dan sebagainya) merupakan dampak dari globalisasi.
  6. Ketergantungan ekonomi seperti tampak pada kenaikan harga minyak bumi.
Legawa, I Wayan , dkk. 2008. Contextual Teaching and Learning Ilmu Pengetahuan Sosial: Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah Kelas IX Edisi 4. Jakarta. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional
]]>

Baca Juga :   Region Formal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here