Pengertian Danau dan 7 Jenis Danau serta Penjelasan

Danau adalah suatu cekungan (basin) di permukaan bumi yang digenangi air dalam jumlah yang relatif banyak. Air danau berasal dari banyak sumber, seperti sungai, air tanah, atau hujan. Pengaliran air danau dapat terjadi karena penguapan, perembesan ke dalam tanah, dan pengaliran air melalui sungai.

Berdasarkan proses terjadinya, danau dapat diklasifikasikan ke dalam beberapa jenis, yaitu sebagai berikut:
1) Danau tektonik, yaitu danau yang terbentuk karena proses tektonik, seperti proses patahan dan lipatan. Tenaga tektonik menyebabkan retakan atau cekungan pada lapisan kulit bumi. Retakan ini terisi air dalam jumlah yang banyak, sehingga terbentuklah danau. Contoh danau ini adalah Danau Tempe (Sulawesi Selatan), Danau Poso (Sulawesi Tengah), Danau Singkarak dan Danau Maninjau (Sumatera Barat).
2) Danau vulkanik, yaitu danau yang terbentuk di kawah bekas letusan gunungapi yang terisi oleh air dalam jumlah banyak. Danau vulkanik dapat dibagi menjadi dua golongan yaitu:
  • a) Danau maar adalah danau yang terjadi akibat letusan gunungapi menimbulkan lubang yang terisi oleh air hujan. Contohnya, Danau Grati (Jawa Timur).
  • b) Danau kawah adalah danau yang terjadi karena kawah atau lubang kepundan terisi oleh air hujan. Contohnya, danau Kelimutu (Flores).



3 ) Danau tektovulkanik merupakan jenis danau yang terbentuk akibat dari gabungan tektonik dan vulkanik. Pada saat terjadi erupsi gunungapi, sebagian badan gunung api patah dan merosot menutupi lubang kepundan. Contoh, Danau Toba (Sumatera Utara).


4 ) Danau karst atau dolina adalah danau yang terjadi di daerah kapur sebagai hasil proses pelarutan batu kapur, sehingga membuat cekungan. Danau Karst ini lebih dikenal dengan sebutan Dolina. Contohnya, banyak terdapat di daerah Gunung Kidul (Yogyakarta).
5 ) Danau glasial, adalah danau yang terjadi karena erosi glasial pada zaman es dilluvium. Contohnya, Danau Michigan, Danau Superior, dan Danau Ontario, semuanya dekat perbatasan antara Amerika Serikat dan Kanada.


    6 ) Danau bendungan adalah danau yang terjadinya karena terbendungnya aliran sungai oleh lava sebagai akibat letusan gunungapi. Contohnya, Danau Laut Tawar (Aceh Tengah), Danau Tondano (Sulawesi Utara).


    7 ) Danau buatan adalah jenis danau yang sengaja dibuat oleh manusia, misalnya untuk kepentingan irigasi atau PLTA. Danau buatan ini sering pula dinamakan waduk atau bendungan. Contohnya, Waduk Jatiluhur (Jawa Barat), Saguling (Jawa Barat), Cirata (Jawa Barat), Riam Kanan (Kalimantan Selatan), dan Waduk Sempor (Jawa Tengah).

    Danau sangat penting keberadaannya bagi kehidupan, khususnya manusia antara lain sebagai cadangan air untuk kepentingan pengairan (irigasi), air minum, sebagai sumber pembangkit tenaga listrik, sebagai sarana olahraga dan rekreasi, sebagai pengatur air untuk mencegah banjir, dan sebagai tempat untuk kegiatan perikanan (tambak udang dan ikan) dan manfaat lainnya.
    sumber : Waluya, Bagja. 2009.Memahami Geografi 1 SMA/MA : Untuk Kelas X, Semester 1 dan 2. Jakarta. ARMICO
    ]]>

    Baca Juga :   Pengaruh air sungai terhadap kehidupan manusia

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here