Pembangunan Berwawasan Lingkungan

1. Hakikat Pembangunan Berwawasan Lingkungan

Pembangunan berwawasan lingkungan pada hakikatnya merupakan pembangunan lestari. Pembangunan lestari yang didasarkan pada pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan hidup adalah upaya sadar dan terencana, yang memadukan lingkungan hidup termasuk sumber daya ke dalam proses pembangunan untuk menjamin kemampuan, kesejahteraan dan mutu generasi baik masa kini maupun masa datang.
Dari segi lingkungan, pembangunan lestari dapat diartikan sebagai gabungan antara pembangunan dan kemajuan dengan usaha untuk memelihara lingkungan agar sumber daya alam disekitar kita seperti air, hutan, tanah, udara, energi, mineral, dan kain lain yang telah digunakan tidak hilang dan musnah sehingga dapat digunakan lagi. Semua sumber daya alam yang tersedia penggunaannya harus dengan cara mempertimbangkan dan memperhitungkan kemampuan sumber daya alam itu sendiri. Penggunaan SDA secara semena-mena oleh manusi, suatu ketika akan menimbulkan kesulitan besar bagi manusia terutama generasi yang akan datang. Orag-orang tertentu yang hanya memikirkan keuntungan pribadi semata dapat menimbulkan kerusakan lingkugan yang berdampak pada orang lain.
Pembangunan berkelanjutan bnerwawasan lingkungan harus didasarkan pada lingkungan dan pembanguna saling berkaitan dan saling melengkapi antara yang satu dengan yang lainnya. Pembangunan tidak akan tercapai dan berkembang apabila kemampuan lingkungan terus mengalami penurunan. Demikian pula dengan lingkungan tidak akan dapat dilindungi dan dipelihara apabila pembangunan di suatu negara rendah kualitasnya, sehingga tidak memiliki cukup dana dan teknologi untuk menjaga dan memelihara lingkungan. Musnahnya SDA akan menyebabkan terganggunya pertumbuhan pembangunan yang menyebabkan menurunnya kualitas hidup manusia. Dengan kualitas hidup manusia yang rendah tidak akan mampu melaksanakan pembangunan berkelanjutkan seperti yang diinginkan.
Pembangunan yang dilakukan akhirnya hanya akan merusak lingkungan, dan menghabiskan SDA sehingga tidak ada yang dapat diwariskan lagi pada generasi yang akan datang. Hal seperti ini harus dihindari manusia sebagai mahluk sosial dan berakal tidak hanya memikirkan kepentingan sendiri dan sesaat, tetapi harus memikirkan kepentingan orang lain dan generasi yang akan datang.
Untuk mencapai hal tersebut, pertumbuhan ekonomi yang baik di suatu negara merupakan prasyarat tercapainya pembangunan berwawasan lingkungan dan berkelanjutan, kemajuan ekonomi akan mengankat manusia dari kemiskinan serta meningkatkan taraf hidup, pada akhirnya akan memiliki kemampuan/modal, da kesadaran yang tinggi untuk melindungi lingkungannya.
2. Ciri-ciri Pembangunan Perwawasan Lingkungan
Pembangunan berwawasan lingkungan sebagaimana yang telah diuraikan sebelumnya, yang didasarkan pada pembangunan lestari memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
  • Pembangunan yang mengutamakan lingkungan hidup untuk semua generasi. Pembangunan itu harus dapat dirasakan oleh semua orang sepanjang jaman.
  • Pembangunan harus didasarkan pada kemampuan ekologi alam (lingkungan)
  • Antara pembangunan dan lingkungan harus bergerak seimbang dan sejalan dengan tidak mengorbankan salah satu daripadanya.
  • Pemanfaatan SDA yang tidak dapat diperbaharui haru digunakan secara bijaksana. Sedangkan SDA yang dapat diperbaharui, terjamin ketersediannya dengan tetap memelihara kualitas nilai serta keanekaragamannya.
]]>

Baca Juga :   Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kualitas Air

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here