Menganalisis Kaitan antara Jenis Transportasi dengan Bentang Alam

Jenis transportasi darat macam -macam antara lain becak, andong, sepeda motor, mobil, bus, kereta api. dan lain-lain. Jenis transportasi yang digunakan di suatu wilayah harus sesuai dengan bentang lahannya. Bentang lahan tersebut antara lain daerah datar, daerah pegunungan, daerah rawa, daerah hutan, daerah padang pasir, kondisi sungai, daerah kepulauan, dan lain- lain.

Pulau-pulau yang ada di negara kita memiliki kondisi fisik yang berbeda-beda. Kondisi fisik ini, menentukan jenis alat angkutan yang digunakan. Berikut ini diuraikan berbagai macam angkutan yang ada pada beberapa pulau di negara Indonesia.
a. Sumatera
Sumatera memiliki jalan raya lintas Sumatera yang menghubungkan ujung utara sampai ujung selatan Pulau Sumatera. Selain perhubungan darat, pelayanan sungai juga banyak dilakukan karena sungai-sungai di Sumatera besar-besar dan panjang. Sumatera juga memiliki pelabuhan untuk menghubungkan dengan pulau lain.
b. Kalimantan
Kalimantan memiliki banyak sungai-sungai besar, selain itu masih banyak rawa dan hutan. Dengan demikian, alat angkutan yang cocok adalah perahu. Transportasi sungai dilakukan untuk menghubungkan baik di dalam Pulau Kalimantan maupun antarpulau. Jalan darat di Kalimantan terdapat diPontianak, Banjarmasin, Palngkaraya dan Balikpapan. Sekarang sedang dibangun jalan darat yang menghubungkan antarprovinsi.
c. Jawa
Jenis perhubungan yang paling sesuai di Pulau Jawa adalah jalan darat. Hal itu sesuai dengan kondisi fisik di Pulau Jawa. Sarana perhubungan yang banyak dibangun adalah jalan raya dan jalan kereta api. Jalur perhubungan di Pulau Jawa paling padat dibanding pulau-pulau lain. Di Pulau Jawa juga, banyak terdapat pantai. Untuk daerah ini, angkutan digunakan adalah kapal.
d. Irian Jaya
Kondisi fisik Irian yang berbukit-bukit dan banyak sungai, mengakibatkan transportasi yang digunakan adalah melalui sungai dan udara. Jalan darat yang ada baru di daerah perkotaan. Pada daerah yang masih terpencil, penduduknya bepergian hanya dengan jalan kaki.
e. Sulawesi
Berdasarkan kondisi fisiknya, maka alat transportasi yang banyak digunakan di Sulawesi adalah pelayaran kapal. Jalan darat yang dibangun di Sulawesi hanya untuk jarak dekat. Jika akan pergi jarak jauh, misalnya antar provinsi, harus naik kapal. Transportasi tradisional, seperti pedati dan kuda, masih memegang peranan penting bagi daerah pegunungan dan pedalaman.
]]>

Baca Juga :   MENGANALISIS KETERIKATAN SARANA TRANSPORTASI DENGAN AGLOMERASI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here