Lokasi industri berdasarkan pasar

Dalam mendirikan industri, pasar perlu dipertimbangkan dengan seksama. Pasar yang dimaksud adalah konsumen atau orang yang akan menggunakan produksi dari suatu industri. Kadang-kadang untuk industri tertentu daya tarik pasar lebih penting daripada daya tarik lokasi bahan baku. Lalu, industri jenis apa yang harus berorientasi pada pasar? Industri akan berlokasi dekat dengan pasar, jika:

  • Produksi yang dihasilkan lebih berat dibandingkan dengan bahan baku
  • Bahan baku yang digunakan tidak mudah rusak
  • Wilayah pasar luas
  • Produksi yang dihasilkan lebih mudah rusak setelah pengolahan (contohnya industni roti yang hasil produknya lebih mudah rusak dibandingkan gandum)
  • Gengsi lebih dipentingkan, misalnya industri perikanan (advertising)
Industri yang cara penempatannya memperhatikan lokasi pasar umumnya industri yang memproduksi barang-barang yang modelnya selalu berubah. Perubahan model ini banyak dipengaruhi oleh reklame atau iklan di media cetak atau ditayangkan di televisi atau gedung bioskop. Contohnya, industri-industri pakaian, sepatu, tas, dan perhiasan.
Dengan memperhatikan hal-hal tersebut di atas, industri yang produksinya akan mengalami perubahan sesuai dengan selera pasar sebaiknya ditempatkan dekat dengan konsentrasi penduduk.
Hal yang perlu diperhatikan dalam industri ini adalah tingkat permintaan terhadap barang hasil produksi yang dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut:
  • Penduduk (jumlah, komposisi, umur, dan jumlah anggota keluarga)
  • Pendapatan (jumlah, distribusi, pertumbuhan, dan elastisitas permintaan barang-barang tertentu)
  • Karakteristik konsumen (sifat pemborosan, atau hemat). Misalnya: penggunaan pisau cukur dapat berulang kali atau sekali pakai
  • Persaingan produsen atau barang
  • Permintaan untuk masa yang akan datang
]]>

Baca Juga :   Faktor Geografi Terhadap Tranportasi Industri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here