Konservasi Lingkungan

Manusia selalu menghadapi persoalan lingkungan yang sumbernya dari kehidupan manusia sendiri di samping faktor alam. Namun, pada hakekatnya bersumber dari pengembangan pemanfaatan SDA yang terbatas, peningkatan jumlah penduduk, tidak meratanya pertumbuhan ekonomi serta perkembangan IPTEK, sehingga untuk menghindari kerusakan lingkungan diperlukan adanya upaya konservasi lingkungan.

Konservasi lingkungan adalah upaya pelestarian lingkungan, tetapi memperhatikan manfaat yang dapat diperoleh pada saat itu dengan tetap mempertahankan keberadaan setiap komponen lingkungan untuk pemanfaatan masa depan.
Wilayah-wilayah yang perlu dilakukan konservasi adalah:
1. Pantai
Pantai di Indonesia sangat banyak karena Indonesia merupakan negara yang dikelilingi laut. Wilayah pantai dapat dijaga dengan hutan bakaunya sehingga ekosistem yang ada tidak terganggu/tetap lestari.
clip_image002
 Gambar 1.6
Hutan bakau dapat melindungi pantai dari erosi.
Sumber: Alam Asri Indonesia, 1986.
2. Vegetasi Rawa dan Hutan Rawa Air Tawar
Melalui pengeringan, kedua kawasan ini mudah dijadikan sawah sehingga kawasan vegetasi ini cepat berkurang. Contohnya di Rawa Danu Jawa Barat, suaka alam Way Kombas dan Barbak di Sumatra, serta suaka alam Sampit, Kota Waringin dan Kutai di Kalimantan.
3. Lahan Gambut
Lahan gambut dimanfaatkan untuk pertanian padi di Kalimantan khususnya di Kota Waringin, Kutai dan Sampit. Lahan ini merupakan ekosistem yang unik di daerah tropika.
4. Hutan Kerangas
Merupakan tipe hutan yang khas yang terdapat di suaka alam Padang Luwai Kalimantan Timur dan Mandor, Kalimantan Barat. Hutan kerangas ini mudah rusak dan cara memulihkannya tidak mudah.
5. Hutan Dataran Rendah
Merupakan hutan yang paling kaya dan paling terancam karena pengusahaan dan perladangan liar. Untuk melestarikannya diperlukan suaka alam yang lebih banyak lagi karena jenisnya yang beragam.
6. Hutan Musim
Vegetasi di hutan musim mudah terbakar pada musim kemarau. Vegetasi ini paling cepat mendapat gangguan dan telah banyak diubah menjadi tanah pertanian. Terdapat di Jawa Timur, Nusa Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Papua bagian Selatan.
7. Hutan Pegunungan
Sangat menguntungkan bahwa vegetasi dan hujan pegunungan terdapat di daerah yang terjal dan sukar dicapai. Contoh Gunung Leuser di Sumatra, Gunung Gede, Gunung Arjuno dan Gunung Ijen di Jawa, serta Pegunungan Lorentz di Papua.
clip_image007
Gambar 1.7 Peta lokasi taman nasional di Indonesia.
Sumber: Atlas Sumber Daya, 2001.

Keterangan Gambar:
1. Taman Nasional Gunung Leuser 12. Taman Nasional Gunung Palung
2. Taman Nasional Kerinci Seblat 13. Taman Nasional Tanjung Puting
3. Taman Nasional Berbak 14. Taman Nasional Kutai
4. Taman Nasional Barisan Selatan 15. Taman Nasional Dumoga-Bone
5. Taman Nasional Way Kambas 16. Taman Nasional Lore Lindu
6. Taman Nasional Ujung Kulon 17. Taman Nasional Morowali
7. Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango 18. Taman Nasional Rawa Aopa
8. Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru 19. Taman Nasional Pulau Komodo
9. Taman Nasional Meru Betiri 20. Taman Nasional Manusela
10. Taman Nasional Baluran 21. Taman Nasional Teluk Cenderawasih
11. Taman Nasional Bali Barat 22. Taman Nasional Wasur -Rawa
]]>

Baca Juga :   Sejarah Perlindungan dan Pengawetan Alam (PPA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here