Konsep Agropolitan

Konsep pusat pertumbuhan lainnya adalah Konsep Agropolitan yang diperkenalkan oleh Friedman (1975). Menurut konsep ini, perlunya mengusahakan pedesaan untuk lebih terbuka dalam pembangunan sehingga diharapkan terjadi beberapa “kota” di pedesaan atau di daerah pertanian (agropolis). Melalui pengembangan ini diharapkan penduduk di pedesaan dapat meningkatkan pendapatannya serta memperoleh berbagai fasilitas atau prasarana sosial ekonomi yang dapat dijangkau oleh penduduk pedesaan tersebut. Dengan demikian, mereka mempunyai kesempatan yang sama dalam meningkatkan kesejahteraannya sebagaimana yang dialami oleh penduduk perkotaan. Hal tersebut akan sangat berdampak baik terutama dalam mencegah terjadinya migrasi atau urbanisasi yang besar-besaran ke kota yang sering membawa dampak negatif bagi pembangunan di kota.]]>

Baca Juga :   7 Indikator Negara Berkembang dan Negara Maju Menurut Harm J de Blij

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here