KAWASAN INDUSTRI DAN KAWASAN BERIKAT

KAWASAN INDUSTRI
1. Pengertian Kawasan Infustri

Dalam rangka mempercepat pertumbuhan industri, baik untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri maupun untuk ekspor dipandang perlu mengatur pengusahaan kawasan industri secara produktif dan efisien, seperti yang terdapat pada Keputusan Presiden RI No. 53 Tahun 1989 tentang Kawasan Industri. Yang dimaksud dengan kawasan industri adalah kawasan tempat pemusatan kegiatan industri pengolahan yang dilengkapi dengan prasarana, dan fasilitas penunjang lainnya yang disediakan dan dikelola oleh perusahaan kawasan industri.
Perusahaan kawasan industri adalah perusahaan yang merupakan badan hukum yang didirikan menurut hukum Indonesia dan berkedudukan di Indonesia yang mengelola kawasan indus tri. Contoh-contoh kawasan industri di Indonesia adalah kawasan industri Pulau Batam di Riau, Pulau Gadung di Jakarta, Rungkut di
Surabaya, Tugu, Terboyo dan Guna Mekar di Semarang, serta Cilacap di Jawa Tengah.
2) Tujuan pembangunan kawasan industri, yaitu
  • a) mempercepat pertumbuhan industri,
  • b) memberikan kemudahan bagi kegiatan industri,
  • c) mendororng kegiatan industri untuk berlokasi di kawasan industri,
  • d) menyedikan fasilitas lahan
    industri yang berwawasan lingkungan.
3) Bentuk Perusahaan Kawasan Industri
  • a) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
  • b) Koperasi.
  • c) Perusahaan swasta nasional.
  • d) Perusahaan dalam bentuk Penanaman Modal Asing (PMA).
  • e) Perusahaan patungan antar badan usaha.
4) Fasilitas Kawasan Industri
  • a) penyediaan lahan industri atau bangunan industri standar untuk diserahkan atau dijual,
  • b) areal pergudangan,
  • c) terminal atau tempat penitipan peti kemas,
  • d) keamanan yang memadai,
  • e) pusat pelayanan kesehatan,
  • f) fasilitas jalan lingkungan,
  • g) tempat parkir yang luas,
  • h) jaringan listrik,
  • i) jaringan air bersih,
  • j) jaringan telepon,
  • k) fasilitas pengolahan air limbah terpadu.
KAWASAN BERIKAT (BONDED ZONE)
  • Pengembangan perdagangan luar negeri dan dalam negeri dalam rangka meningkatkan kegiatan ekonomi dipandang perlu untuk mengadakan pengaturan di bidang kawasan berikat.
  • Sebagaimana terdapat dalam Peraturan Pemerintah RI No. 22 Tahun 1986 tentang Kawasan Berikat. Yang dimaksud dengan kawasan berikat ialah suatu kawasan dengan batas-batas tertentu di wilayah Pabean Indonesia yang di dalamnya diberlakukan ketentuan khusus di bidang pabean, yaitu terhadap barang yang dimasukkan dari luar daerah pabean atau dari dalam daerah pabean Indonesia lainnya tanpa terlebih dahulu dikenakan pungutan bea cukai dan atau pungutan negara lainnya sampai barang tersebut dikeluarkan untuk tujuan impor, ekspor, atau re-ekspor.
  • Pabean adalah suatu instansi atau jawatan yang mengawasi, memungut, dan mengurus bea masuk (impor) dan bea keluar (ekspor), baik melalui darat, laut maupun udara.
  • Penguasaan kawasan berikat diselenggaakan oleh Badan Usaha Milik Negara berbentuk Persero yang khusus dibentuk u ntuk maksud tertentu.
  • Ketentuan mengenai pemasukan dan pengeluaran barang-barang serta pemindahan barang ke dan dari kawasan berikat baik untuk tujuan ekspor maupun impor dari dan ke daerah pabean indonesia lainnya ditetapkan oleh Menteri Perindustrian dan Perdagangan, Menteri Keuangan, dan Gubernur Bank Indonesia secara bersama atau sendiri-sendiri sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing.
  • Pengusaha kawasan berikat dilarang melakukan kegiatan pengolahan dan perdagangan barang yang berada dalam penguasaannya, baik langsung maupun tidak langsung, untuk kepentingan badan usahanya. Pengusaha kawasan berikat tidak bertanggug jawab atas mutu hal- hal lain mengenai barang hasil pengolahan termasuk pengemasan yang dilakukan oleh perusahaan di kawasan tersebut.
  • Contoh kawasan berikat di Indonesia, seperti Tanjung Emas Ekspor Processing Zone (TEPZ) yang belokasi di sekitar pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah dan Kawasan Berikat Nusantara (KBN) di Jakara.
]]>

Baca Juga :   KETERKAITAN SARANA TRANSPORTASI DENGAN AGLOMERASI INDUSTRI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here