Jenis-jenis Perhubungan

a. Perhubungan darat

Perhubungan darat merupakan sarana penting untuk memperlĂ ncar kegiatan perekonomian. Tuntutan peningkatan pembangunan jalan untuk memudahkan mobilitas penduduk dan inemperlancar arus perdagangan antardaerah menjadi sangat penting. Hubungan darat yang terpenting adalah jalan raya dan jalan kereta api (PJKA). Angkutan kereta api di Indonesia hanya terdapat di daerah Jawa-Madura dan Sumatera, sedangkan di daerah lainnya belum ada jaringan kereta api. Cobalah kamu diskusikan mengapa terjadi demikian?
clip_image002
b. Perhubungan Air
Pengangkutan air melalui laut, sungai, dan danau merupakan faktor yang menguntungkan. Beberapa diantaranya murah, bebas gerak di lautan, dapat mengangkut barang-barang berat dan banyak dalam jarak jauh, serta perjalanan melalui laut sangat menarik.
Di Indonesia lalu lintas sungai terutama terdapat di Kalirnantan, dan dataran timur Sumatra atau melalui pesisir, rnisalnya Sulawesi Utara, Sangihe, dan lain-lain.
Syarat-syarat terpenting untuk lalu lintas melalui sungai ialah debit air selama satu hendaknya tetap, dan perbedaan tinggi tempat-tempat di sungai tidak banyak.
Umumnya, perhubungan dengan kapal memakan waktu yang lama dan bergantung kepada tersedianya peralatan pelabuhan.
Pembuatan pelabuhan dan sarananya memerlukan biaya yang besar. PeIabuhan-pelabuhan besar di Indonesia adalah Tanjung Priok, Tanjung Perak, Teluk Bayur, Palembang. dan Ujung Pandang. Pelabuhan Cilacap dan Cirebon akhir-akhir ini telah ditingkatkan menjadi pelabuhan besar. Banyak tempat yang tidak mempunyai teluk atau sungai yang dalam, sehingga kapal berlabuh di muka pelabuhan dan tengah laut. Cobalah kamu selidiki di manakah terdapat keadaan demikian di wilayah Indonesia?
Untuk kepentingan angkutan antar pantai, ataupun antarpuIau dengan selat sempit pemerintah telah mengembangkan angkutan ferry: Misalnya Merak-Panjang, Belawan-Penang, Loa Janau-Samarinda, Semuntai-Kalimantan Barat, Bali-Lombok, dan lain-lain.
Untuk kelancaran arus barang dan perdagangan dari suatu daerah ke daerah lain di Indonesia hampir semua pelabuhan yang ada diprioritaskan untuk diperbaiki. Tidak kalah penting juga dibangun unsur-unsur keselamatan pelayaran, misalnya menara suar, rambu suar, stasiun radio pantai, Kesyahbandaran, dan Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai.
c. Perhubungan Udara
Lalu lintas udara lebih cepat daripada melalui laut. Sayangnya biaya pembangunan penyelenggaraan lapangan udara mahal. Lapangan udara harus didirikan di atas dataran serta dekat dengan kota-kota tertentu. Karena mahal itulah, tidak semua kota mempunyai lapangan udara.
Lalu lintas udara mengalami perkembangan pesat sesudah tahun 1930. Mulai tahun 1930 pesawat terbang diterima sebagai angkutan umum karena mesin pesawat terbang makin, dan makin besar, serta orang menghendaki perjalanan cepat.
Untuk keselamatan penerbangan pemerintah telah melakukan usaha-usaha pencegahan, antara lain telekomunikasi dan navigasi, peralatan, pertolongan landasan, meteorologi, peralatan pertolongan pada kecelakaan penerbangan, dan fasilitas-fasilitas lain. Pembangungan Nusantara akan diperluas ke seluruh wilayah tanah air agar kota-kota penting dapat dihubungi secara cepat, tepat, dan teratur. Juga penerbangan lokal yang melayani lalu lintas udara untuk melengkapi dan menunjang penerbangan nusantara tersebut.
]]>

Baca Juga :   Faktor Pendukung dan Penghambat Pembangunan Industri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here