Dampak pencemaran udara dan penanganannya

Dampak pencemaran udara pada kesehatan masyarakat secara umum:

a. Peningkatan Morbiditas
Beberapa bahan pencemaran dapat melemahkan sistem daya tahan tubuh, sehingga memudahkan timbulnya berbagai macam penyakit, khususnya penyakit infeksi
b. Penyakit tersembunyi
Tidak jelas, tidak spesifik antara sakit dan tidak sakit sehingga mengganggu pertumbuhan dan perkembangan serta menyebabkan tubuh imun. Pencemaran debu dikaitkan dengan peningkatan mortalitas
c. Mengganggu fungsi fisiologi organ tubuh seperti, paru-paru dan syaraf.
Penanganan Dampak Pencemaran Udara:
Terdapat 2 (dua) jenis pendekatan, yaitu:
1. Kontrol melalui sifat pengenceran di udara (Dispersion). Dengan menggunakan Cerobong (Smoke Stack), dengan ketinggiannya diharapkan adanya pengenceran udara atau pengaruh turbulensi udara dapat mengencerkan bahan pencemar sehingga bila turun ke lapisan G-sound level  sudah tidak berbahaya lagi.  Tinggi cerobong yang efektif adalah 2,5 kali dari bangunan tertinggi yang ada di sekitarnya. Tinggi yang efektif juga akan tergantung dari arah dan kecepatan angin, faktor pengenceran dan temperatur.
2. Kontrol pada sumbu dengan mengurangi bahan pencemaran yang dikeluarkan. Pengurangan polutan ke udara dengan proses penghancuran (destroying), perubahan (altering) dan penangkapan
Upaya-upaya alternatif antara lain:
  • Relokasi sumber pencemaran
  • Pemberhentian sementara sumber pencemaran
  • Penggantian bahan bakar akhir sumber energi
  • Perubahan proses
  • Pelaksanaan operasi/proses sesuai dengan SOP (Standard Operation Procedure)
  • Penggunaan teknologi penanggulangan pencemaran udara
  • Pemasangan alat pengendali pencemaran
  • Netralisasi pencemaran
  • Daur ulang limbah
  • Pencegahan Limbah, penutupan bocoran, pencegahan tumpukan limbah
]]>

Baca Juga :   PEMANFAATAN LAHAN POTENSIAL DAN KENDALANYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here