Fungsi APBN dan APBD Beserta Penjeleasannya

Untuk mengatur pengeluaran dan pendapatan negara dalam rangka membiayai pelaksanaan kegiatan pemerintahan dan pembangunan, pemerintah diharapkan semakin berperan dalam mengatur jalannya perekonomian.
Secara umum APBN /APBD memiliki fungsi alokasi, distribusi, dan stabilisasi.

AFungsi Alokasi

Kegiatan ekonomi suatu masyarakat akan lancar apabila tersedia prasarana sosial (barang yang dipakai secara bersama-sama), seperti jalan, jembatan,
pelabuhan, bandar udara, dan fasilitas- fasilitas umum lainnya. Oleh karena itu untuk mendapatkan fasilitas-fasilitas tersebut tidak mungkin diadakan oleh perorangan, perusahaan swasta,   atau secara ekonomis tidak disediakan oleh sistem pasar, maka pemerintah berkewajiban untuk membangun fasilitas- fasilitas tersebut. 
Dari uraian di atas dapatkah kalian merumuskan apa yang dimaksud dengan fungsi alokasi? Fungsi alokasi merupakan kebijakan yang diambil oleh pemerintah untuk menyediakan barang-barang sosial (barang yang dipakai secara bersama-sama) seperti jalan, jembatan, fasilitas-fasilitas umum.

B.  Fungsi Distribusi

Fungsi distribusi adalah kebijakan untuk dapat menim- bulkan adanya tingkat pemerataan penghasilan/kesejahteraan yang lebih baik.
Contoh pelaksanaan dari fungsi ini adalah dengan penarikan pajak sebagian akan dikembalikan kepada masya- rakat dalam bentuk subsidi/bantuan, melalui   program- program, misalnya Jaring Pengaman Sosial ( JPS), Raskin, pengobatan gratis, dan lain-lain.

C.   Fungsi Stabilisasi

Kebijakan pemerintah untuk menciptakan stabilitas ekonomi, menciptakan pertumbuhan ekonomi dan menghindarkan adanya benturan-benturan antarkepentingan ekonomi merupakan fungsi stabilisasi. Kebijakan ini misalnya diarahkan untuk:
  • 1)    Pertumbuhan ekonomi yang tinggi;
  • 2)    Mencapai kesempatan kerja yang tinggi;
  • 3)    Mencapai/mempertahankan tingkat harga yang pantas;
  • 4)    Neraca pembayaran luar negeri yang sehat.

APBD mempunyai fungsi yang sama seperti fungsi APBN di atas, hanya saja lingkup wilayahnya hanya mencakup wilayah daerah tingkat I dan tingkat II, di samping itu APBD juga berfungsi untuk menggerakkan roda pemerintahan daerah, menjaga eksistensi/tegaknya pemerintahan di daerah, dan menggairahkan kegiatan perekonomian di daerah.