Faktor-faktor Penyebab Perubahan Iklim Global (El Nino dan La Lina) dan Dampaknya terhadap Kehidupan

Terjadinya keadaan kekeringan di Australia, termasuk juga di beberapa daerah di Indonesia tidak lepas dari keadaan-keadaan di samudera Pasifik Selatan. Apabila keadaan di Pasifik Selatan tidak normal, sehingga dapat terjadi kekeringan atau turun hujan lebat. keadaan yang menyebabkan kekeringan pada rentang waktu yang lama di sebut El Nino. Keadaan yang menyebabkan hujan lebat pada rentang waktu yang lama di sebut La Nina.

1. Keadaan Normal
clip_image002
Dalam keadaan normal angin pasat berhembus dari timur melintasi Samudera Pasifik. Hal ini menyebabakan air hangat dari Pasifik tengah terdorong ke arah barat. Air hangat ini terkumpul di sepanjang garis pantai austarlia sebelah utara, dan juga mengalir ke perairan Indonesia. Terbentuklah awan di atas air yang hangat ini. Awan –awan ini membawa hujan apabila bergerak di atas Australia dan Indonesia.
2. Peristiwa El Nino.
clip_image008
El Nino adalah Suatu penyimpangan suhu permukaan laut di kawasan ekuator Samudera Pasifik di bagian tengah dan timur, dengan kenaikan suhu di atas 1o C dari rata-rata kurun waktu tertentu misalnya sebulan umumnya El Nino terjadi pada akhir tahun dan awal tahun berikutnya serta makin naik sekitar bulan Mei hingga beberapa bulan dan berlangsung selama satu tahun oleh karena itu gejala El Nino akan merubah sistim peredaran udara global dalam arah timur- barat sehingga terjadi pergeseran arus udara.
3. Peristiwa La Nina
clip_image010
Peristiwa ini terjadi ketika angin pasat berhembus dengan kras dan terus menerus melintasi Smudera Pasifik ke arah Australia. Angin tersebut mendorong lebih banyak air hangat ke arah Australia sebelah utara di bandingkan biasanya akibatnya, semakin banyaknya awanterkonsentrasi dalam keadaan seperti ini, dan menyebabkan turunnya hujan lebih banyak di Australia, di Pasifik sebelah barat dan di Indonesia. Di daerah tersebut terjadi hujan deras yang mengakibatkan banjir dan air pasang.
]]>