Dampak Pengangguran terhadap Pembangunan Nasional

Kalian bisa membayangkan apabila orang tua kalian tidak bekerja/ menganggur, apa yang akan terjadi dengan diri dan keluarga kalian? Tentunya keluarga kalian tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup, dan kalian pun tidak bisa sekolah di SMA. Tidak bekerjanya orang tua kalian mengakibatkan terhambatnya kegiatan ekonomi keluarga. Apabila keadaan itu terjadi pada banyak keluarga, maka produktivitas yang rendah mengakibatkan produk domestik bruto (PDB) rendah. Begitu juga dalam pembangunan nasional, pengangguran menyebabkan proses pembangunan akan terhambat.

Berikut ini beberapa pengaruh pengangguran terhadap pembangunan nasional.

a.   Terganggunya Stabilitas Perekonomian Baik dari Permintaan Agrerate dan Penawaran Agregate

1)   Melemahnya Permintaan Agregate (Total)
Untuk bertahan hidup maka manusia harus bekerja.Dengan bekerja, manusia akan memperoleh penghasilan untuk belanja barang dan jasa. Jika pengangguran tinggi dan bersifat struktural, maka daya beli akan menurun yang akhirnya menimbulkan penurunan permintaan agregate.
2)   Melemahnya Penawaran Agregate
Dampak pengangguran terhadap penawaran agregate makin terasa dalam jangka panjang. Makin lama seseorang menganggur, keterampilan dan produktivitasnya akan menurun. Dampak dari
permintaan agregate yang sangat lemah, mengakibatkan ke- seimbangan ekonomi berada di tingkat yang sangat rendah. Akibat- nya tingkat produksi harus diturunkan, sehingga biaya produksi per unit akan meningkat dan penawaraan agregate menurun. Menurun- nya permintaan agregate dan penawaran agregate akan mengganggu proses pembangunan yang mengancam stabilitas perekonomian.

b.   Terganggunya Stabilitas Sosial – Politik

Kegiatan ekonomi yang lesu dan pengangguran yang tinggi dapat menimbulkan rasa tidak puas masyarakat pada pemerintah. Golongan yang memerintah semakin tidak dihiraukan di mata masyarakat. Berbagai tuntutan dan kritik akan dilontarkan pada pemerintah dan adakalanya disertai demonstrasi dan huru-hara. Dengan demikian kegiatan-kegiatan bersifat kriminal (pencurian dan perampokan) akan meningkat.
Baca Juga :   16 Penyebab Pengangguran di Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here