2 Macam Pasar Modal Beserta Penjelasannya

Agar dapat menjalankan perannya dengan baik, ada dua macam pasar yang dikenal dalam pasar modal, yaitu pasar perdana dan pasar sekunder. Mari kita bicarakan satu demi satu.
aPasar Perdana (Primer)
Pasar perdana merupakan penawaran efek oleh emiten setelah izin emisi keluar sampai dengan pencatatan di bursa. Efek dijual dengan harga emisi (penawaran efek yang dilakukan oleh emiten   untuk diperdagangkan), sehingga perusahaan yang menerbitkan emisi hanya memperoleh dana dari penjualan tersebut.
bPasar Sekunder
Pasar sekunder dimulai setelah berakhirnya masa pencatatan di bursa perdana. Dalam pasar sekunder perdagangan efek terjadi antara pemegang saham dengan calon pemegang saham. Uang yang berputar di pasar sekunder tidak lagi masuk ke perusahaan yang menerbitkan efek, tetapi berpindah tangan dari satu pemegang saham ke pemegang saham berikutnya.
Tidak semua efek dapat diperjualbelikan di bursa efek. Hanya efek yang memenuhi syarat listing (pertama didaftarkan) saja yang dapat diperjualbelikan di bursa efek. Efek yang tidak memenuhi syarat listing hanya bisa dijual di luar bursa efek.
Seperti telah kalian baca di atas, bahwa tidak semua efek bisa dijualbelikan di bursa efek karena adanya persyaratan listing di bursa efek yang cukup berat dan ketat. Meskipun demikian efek yang tidak bisa dijualbelikan tersebut dapat diperdagangkan di pasar paralel. Bursa paralel diselenggarakan oleh Persatuan Perdagangan Uang dan Efek-efek (PPUE). Di   Indonesia,   pada   awalnya   bursa   paralel   berada di Jakarta (di bursa Efek Jakarta) namun sekarang bursa tersebut diambil alih oleh BES yang beroperasi di Surabaya.

Baca Juga :   Keuntungan dan Kelemahan Adanya Pasar Uang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here