12 Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Konsumsi dan Tabungan

Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi besarnya konsumsi dan tabungan suatu masyarakat. Secara umum faktor-faktor yang dapat mepengaruhi fungsi konsumsi dan fungsi tabungan suatu masyarakat antara lain:

a.    Distribusi Pendapatan Nasional

Jika distribusi pendapatan masyarakat semakin merata, maka akan semakin tinggi pengeluaran konsumsi masyarakat tersebut.

b.   Kekayaan Masyarakat dalam Bentuk Alat Likuid

Semakin banyak alat likuid yang ada dalam masyarakat, dengan tingkat pendapatan yang sama ada kecenderungan jumlah pengeluaran konsumsi akan lebih besar dari pada keadaan di mana alat likuid dalam masyarakat sedikit.

c.    Pendapatan akan diterima di masa yang akan datang (Expected Income)

Expected income akan berpengaruh pada besarnya pengeluaran konsumsi masa sekarang. Semakin besar expected income, semakin besar pula pengeluaran konsumsinya. Demikian juga sebaliknya, semakin rendah expected income maka akan semakin kecil pengeluaran konsumsinya.

d.   Jumlah Penduduk

Jumlah penduduk, akan berpengaruh pada pengeluaran konsumsi suatu masyarakat. Suatu perekonomian yang penduduknya relatif banyak, pengeluarannya untuk konsumsi pun akan lebih besar daripada perekonomian yang jumlah penduduknya sedikit, meskipun pendapatan nasional kedua masyarakat tersebut sama besarnya.

e.    Pendapatan tertinggi yang pernah dicapai pada masa lampau

Pengeluaran konsumsi masyarakat dipengaruhi juga oleh tingkat pendapatan tertinggi yang pernah dicapainya.

f.    Harapan/expectasi masyarakat akan adanya perubahan harga

Jika diperkirakan harga akan naik, maka masyarakat ada tendensi untuk menggunakan uangnya untuk membeli barang dan jasa, sekalipun pendapatan masyarakat tidak berubah. Maka dengan demikian fungsi konsumsi akan bergeser keatas.

g.   Struktur Pajak

Pajak yang bersifat progresif dapat menyebabkan kenaikan fungsi konsumsi. Dan adanya perubahan struktur pajak akan mempengaruhi fungsi konsumsi masyarakat.

h.   Sikap masyarakat terhadap kehematan (Attitude toward Thrift)

Fungsi konsumsi masyarakat yang sebenarnya, banyak dipengaruhi oleh kebiasaan dan tingkah laku masyarakat itu sendiri terhadap sifat hemat. Makin hemat suatu masyarakat, makin rendahlah MPC nya.Tingkah laku seseorang terhadap kehematan dipengaruhi oleh time-preference-nya, yaitu pemilihan waktu tentang konsumsi masyarakat yang lebih penting, antara konsumsi waktu sekarang dengan konsumsi waktu kemudian.

i.    Selera

Perbedaan selera masyarakat dalam berkonsumsi akan berpengaruh terhadap fungsi konsumsinya. Bila masyarakat memiliki selera yang menurun dalam konsumsi, maka fungsi konsumsi jangka pendek bergeser ke bawah.

j.    Faktor Sosial Ekonomi

Faktor sosial ekonomi misalnya; umur, pendidikan, jenis kelamin, pekerjaan, keadaan keluarga, ini akan berpengaruh pada pengeluaran
konsumsinya, yang kemudian akan menyebabkan pergeseran fungsi konsumsi.

k.   Keuntungan/kerugian kapital (Windfall Gain)

Keuntungan kapital, yaitu dengan naiknya keuntungan bersih dari kapital akan mendorong bertambahnya konsumsi, sebaliknya adanya kerugian kapital akan mengurangi konsumsi .

l.    Tingkat Bunga (Rate of Interest)

Tingkat bunga akan berpengaruh terhadap besarnya tingkat konsumsi. Semakin tinggi tingkat akan cenderung mengurangi besarnya tingkat konsumsi masyarakat tersebut. Sedangkan semakin rendah tingkat bunga akan cenderung menaikkan tingkat konsumsi masyarakat tersebut.

Baca Juga :   3 Instrumen Kebijakan Moneter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here