Home EkonomiManajemen Badan Usaha Ciri-Ciri Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) Berdasarkan

Ciri-Ciri Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) Berdasarkan

by Ekonomi
0 comment

Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) mempunyai ciri-ciri yang dapat dikategorikan berdasarkan kepemilikannya, fungsi, dan permodalannya.

a.   Berdasarkan kepemilikannya, BUMS mempunyai ciri-ciri sebagai berikut.

1)    Untuk badan usaha swasta perseorangan, antara lain:

  • pemilik badan usaha adalah perseorangan,
  • pemilik merupakan pemegang kekuasaan,tertinggi, sehingga dapat mengatur segala sesuatu usahanya,
  • jalannya badan usaha tergantung pada kebijakan,perseorangan,
  • semua kewajiban dan risiko yang terjadi menjadi,tanggung jawab pemilik secara perseorangan.

2)    Untuk badan usaha swasta persekutuan, antara lain:

  • pemilik badan usaha adalah persekutuan dua orang atau lebih,
  • wewenang pengelolaan badan usaha ditetapkan berdasarkan penjanjian dalam persekutuan,
  • maju mundurnya  kegiatan badan usaha tergantung pada sekutu yang mengurusnya,
  • seluruh kegiatan usaha diarahkan untuk mencapai keuntungan bersama.

b . Berdasarkan fungsinya, BUMS mempunyai ketentuan sebagai berikut.

  • 1) Bertujuan untuk memperoleh keuntungan dan membagikan keuntungan tersebut
  • 2) Sebagai lembaga ekonomi yang memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan menciptaken barang dan jasa yang dibu-tuhkan oleh masyarakat
  • 3)  Sebagai salah satu dinamisator dalam kehidupan perekonomian masyarakat
  • 4)  Sebagai pengelola dan pengolah sumber daya, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia
  • 5) Sebagai partner kerja pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

c Berdasarkan permodalannya, BUMS mempunyai ciri-ciri sebagai berikut.

  • 1)  Modal seluruhnya dimiliki oleh pihak swasta atau pengusaha.
  • 2) Pinjaman diperoleh dari bank dan lembaga keuangan bukan bank.
  • 3)  Dapat menerbitkan saham dan menjualnya kepada masyarakat melalui bursa efek.
  • 4)  Laba sebagian dibagi kepada pemegang saham, dan sebagian merupakan laba yang ditahan.
  • 5) Cadangan-cadangan untuk pengembangan usaha.
  • 6)  Dapat menerbitkan obligasi untuk pinjaman jangka panjang.
Baca Juga :   Pengertian Perusahaan Jasa

Baca Juga Lainnya Kak..

Leave a Comment