8 Kelebihan dan 9 Kekurangan dari BUMN

Badan Usaha Milik Negara dan Badan Usaha Milik Daerah memiliki kelebihan dan kekurangan. Adapun kelebihan dari BUMN adalah sebagai berikut.

  1. Dapat membuka jasa pelayanan publik yang tidak mungkin dilakukan oleh pihak swasta (karena tidak menguntungkan secara ekonomi).
  2. Memiliki sumber pendanaan yang relatif lebih besar dari swasta.
  3. Menghindari adanya monopoli oleh pihak swasta.
  4. Dapat melayani kebutuhan masyarakat, baik barang maupun jasa yang menguasai hajat hidup orang banyak secara adil.
  5. Mudah mengadakan kerja sama, baik dengan koperasi, swasta nasional maupun swasta asing.
  6. Sarana dan prasarana umum difasilitasi negara.
  7. Merupakan sumber penghasilan negara.
  8. Sebagai pelopor/pendorong kegiatan perekonomian masyarakat.

Sedangkan kelemahan-kelemahan BUMN/BUMD yang sering terjadi adalah sebagai berikut.

  1. Sering mengalami kerugian karena sifat usahanya yang harus mengutamakan kepentingan publik daripada pertimbangan ekonomi.
  2. Sering terjadi kerugian karena pengelolaan BUMN/ BUMD yang kurang profesional dan korup.
  3. Lemahnya sistem pengawasan memudahkan terjadinya penyelewengan.
  4. Jasa pelayanan yang diberikan biasanya relatif kurang bermutu karena tidak profit oriented.
  5. Monopoli negara yang berlebihan akan mematikan usaha- usaha.
  6. Untuk BUMN yang maju pesat menimbulkan persaingan yang tidak sehat dengan pihak swasta.
  7. BUMN yang mengeksploitasi kekayaan alam dapat merusak lingkungan.
  8. Jika permodalan diperoleh dari pinjaman luar negeri terlalu banyak dan sulit untuk dibayar maka tanggungan utang negara menjadi semakin besar.
  9. BUMN/BUMD yang terus merugi biasanya tetap diberi suntikan modal oleh pemerintah tanpa ada perbaikan manajemen, sehingga kelangsungan hidupnya hanya berdasarkan kekuatan keuangan sehingga sering membebani keuangan negara/pemerintah daerah.