8 Cara Untuk Mengatasi Masalah Pengangguran

Berikut beberapa cara yang ditempuh oleh pemerintah untuk mengatasi masalah pengangguran.
1. Menciptakan kesempatan kerja, terutama di sektor pertanian melalui penciptaan iklim investasi yang lebih kondusif. Seperti kita ketahui Indonesia merupakan negara yang ber-basis pertanian. Sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani sehingga sektor pertanian sangat berperan penting dalam pembanguan ekonomi. Telah terbukti di masa lalu bahwa sektor pertanian memberikan kontribusi yang besar terhadap pembangunan ekonomi.
Salah satu kontribusinya adalah menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang cukup banyak. Kurangnya ketertarikan masyarakat untuk bekerja di sektor pertanian bukan semata-mata karena sektor industi dan jasa lebih menjanjikan dalam hal pencapaian kebutuhan hidup layak, melainkan juga karena pemerintah kurang memberi perhatian terhadap pembangunan sektor pertanian. 
Oleh karena itu, sudah seharusnya pemerintah segera merevitalisasi peranan sektor pertanian. Misalnya, memberikan pinjaman modal kepada para petani, mengembangkan tanaman pangan, dan memperbaiki infrastruktur, seperti jalan dan irigasi di pedesaan. Pemerintah juga perlu menggerakkan kembali Koperasi Unit Desa. Melalui program seperti ini, tentu akan tercipta kesempatan kerja yang lebih luas dan menjanjikan kepada masyarakat.
2. Menumbuhkan usaha-usaha baru, memperluas kesempatan berusaha, dan mendorong pengusaha-pengusaha memperluas usahanya atau membuka investasi baru.
3. Meningkatkan keterampilan tenaga kerja menuju profesionalisme. Cara ini dapat meningkatkan dan memelihara produktivitas tenaga kerja dan tidak perlu tergantung pada kesempatan kerja yang diberikan oleh orang lain, tetapi justru mampu menciptakan pekerjaan untuk dirinya sendiri.
4. Meningkatkan kualitas tenaga kerja sesuai dengan tuntutan dunia industri dan dunia usaha melalui perbaikan isi kurikulum sistem pendidikan nasional.
5. Untuk menumbuhkembangkan usaha mikro dan usaha kecil yang mandiri perlu keberpihakan kebijakan, termasuk akses, pendamping, pendanaan usaha kecil dan tingkat suku bunga kecil yang mendukung.
6. Pembangunan nasional dan kebijakan ekonomi makro yang bertumpu pada sinkronisasi kebijakan fiskal dan moneter harus mengarah pada penciptaan dan perluasan kesempatan kerja.
7. Kebijakan pemerintah pusat dengan kebijakan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota harus merupakan satu kesatuan yang saling mendukung untuk penciptaan dan perluasan kesempatan kerja.
8. Penempatan tenaga kerja Indonesia memiliki kompetensi dengan kualitas yang memadai di luar negeri.