Home EkonomiAkutansi dan Sistem Informasi 5 Kolom dalam Neraca Lajur

5 Kolom dalam Neraca Lajur

by Ekonomi
0 comment
Yang dimaksud neraca lajur atau work sheet adalah kertas berkolom yang digunakan sebagai kertas kerja dalam penyusunan laporan keuangan. Penggunaan neraca lajur, dapat mengurangi kesalahan terlupakannya salah satu ayat jurnal penyesuaian yang harus dilakukan. Disamping itu neraca lajur juga dapat digunakan untuk memeriksa ketepatan perhitungan yang dilakukan, dan memungkinkan penyusunan data secara logis. 
Dalam neraca lajur, pada tiga baris pertama memuat nama perusahaan, nama kertas kerja, dan jangka waktu yang dicakup. Bentuk neraca lajur terdiri dari kolom untuk nomor dan nama akun serta 5 pasang kolom debit dan kredit sehingga jumlahnya 10 kolom. Judul lima pasang kolom tersebut adalah: neraca saldo, jurnal penyesuaian, neraca saldo disesuaikan, laporan laba-rugi, dan neraca.

a.   Neraca Saldo

Data dalam kolom neraca saldo diambil dari neraca saldo yang telah dibuat dalam materi sebelumnya. Apabila neraca saldo tidak dibuat, maka dapat diambil dari saldo setiap akun dibuku besar.

b.   Jurnal Penyesuaian

Data untuk kolom ini diambil dari ayat-ayat jurnal penyesuaian yang telah dibicarakan sebelumnya. Debit dan kredit dari ayat penyesuaian dicantumkan dalam baris yang tepat sesuai dengan nama akun yang dipengaruhi. Penggunaan huruf untuk referensi ayat jurnal penyesuaian dalam neraca lajur akan memudahkan untuk mengidentifikasikannya dikemudian hari.
Apabila nama akun yang harus disesuaikan tidak ada dalam neraca saldo dapat dibuat akun baru di bawahnya. Banyaknya akun baru yang harus dibuat tergantung pada kebutuhan. Namun perlu diingat bahwa akun baru yang dibuat hanyalah terbatas pada akun yang ada dalam bagan akun. Dalam praktik, ayat jurnal penyesuaian dibuat langsung di neraca lajur dengan data yang dikumpulkan oleh bagian akuntansi sebagai dasar.

c.   Neraca Saldo Disesuaikan

Kolom ini menunjukkan neraca saldo setelah disesuaikan dengan jurnal penyesuaian. Saldonya sudah mencerminkan keadaan perusahaan yang sebenarnya. Angka-angka dalam kolom ini diperoleh dengan menambah atau mengurangkan angka-angka yang terdapat dalam kolom jurnal penyesuaian pada angka-angka yang terdapat dalam neraca saldo. Saldo akun-akun yang tidak dipengaruhi oleh jurnal penyesuaian, langsung dipindahkan ke kolom neraca saldo disesuaikan (adjusted trial balanced). Contoh mengenai akun ini, adalah akun Kas.
Akun-akun yang dipengaruhi oleh jurnal penyesuaian harus ditambah atau dikurangi dengan jurnal penyesuaian untuk memperoleh saldo disesuaikan. Misalnya dalam akun perlengkapan bersaldo Rp450.000,00. Karena dalam kolom jurnal penyesuaian akun ini harus dikurangi (dikredit) dengan Rp300.000,00, maka dalam neraca saldo disesuaikan tinggal Rp150.000,00. Perhatikan juga bahwa tidak hanya akun yang telah ada dalam kolom neraca saldo saja yang dipindahkan ke neraca saldo disesuaikan. Akun- akun baru yang timbul sebagai akibat jurnal penyesuaian juga dipindahkan ke kolom neraca saldo disesuaikan.

d.   Laporan Laba-Rugi dan Neraca

Neraca saldo disesuaikan sekarang telah mencakup semua informasi yang diperlukan untuk membuat laporan keuangan. Tahap selanjutnya adalah memindahkan saldo setiap akun yang ada ke kolom laporan keuangan yang tepat. Aturan pemindahan didasarkan atas jenis akun yang bersangkutan. Akun-akun aktiva, kewajiban, dan modal dipindahkan ke kolom neraca. Akun-akun pendapatan dan beban dipindahkan ke kolom laba- rugi. Perlu dicatat bahwa akun modal dan prive dipindahkan ke kolom neraca, juga digunakan dalam menyusun laporan perubahan modal.
Setelah semua saldo akun yang ada dipindahkan, masing- masing kolom dari kelima kolom dijumlahkan. Laba atau rugi bersih dapat dicari dengan mengurangkan jumlah debit pada jumlah kredit kolom “laba-rugi”. Bila jumlah kolom kredit lebih besar daripada jumlah kolom debit, maka kelebihan ini merupakan laba bersih. Sebaliknya bila kolom debit lebih besar daripada kolom kredit maka sisanya adalah rugi bersih.
Akun-akun pendapatan dan beban yang merupakan bagian dari modal adalah akun-akun yang bersifat sementara. Akun-akun ini hanya digunakan selama satu periode akuntansi, untuk memungkinkan pengumpulan data kegiatan perusahaan secara terinci. Setelah semua itu dikerjakan, saldo akhirnya akan dipindahkan ke akun modal. Dalam neraca lajur pemindahan ini dilakukan dengan jalan mencantumkan jumlah laba bersih pada sisi sebelah debit kolom laporan laba-rugi dan sisi sebelah kredit kolom neraca. 
Bila perusahaan mengalami kerugian maka jumlah rugi bersih yang dihitung dengan cara seperti disebutkan tadi akan dimasukkan ke sisi sebelah kredit kolom “laporan laba-rugi” dan sisi sebelah debit kolom “neraca”. Setelah pemasukan yang terakhir ini kolom debit dan kredit di laporan laba-rugi dan neraca dijumlahkan untuk membuktikan keseimbangannya. Angka-angka yang terdapat dalam kolom laporan laba-rugi dan neraca merupakan dasar untuk pembuatan laporan keuangan .

Baca Juga :   4 Proses Akuntansi Berdasarkan Proses dan Kegunaannya

Baca Juga Lainnya Kak..

Leave a Comment