5 Faktor yang Mendorong Terjadinya Perdagangan Internasional

Mengapa bisa terjadi perdagangan internasional? Mengapa suatu negara berdagang dengan negara lain? Ada beberapa faktor yang mendorong terjadinya perdagangan internasional. Faktor-faktor tersebut adalah:

1. Perbedaan Sumber Daya Alam

Setiap negara tidak memiliki sumber daya alam yang sama. Indonesia terkenal kaya akan sumber daya alam, tetapi belum memiliki kemampuan yang memadai untuk mengolahnya. Hal ini mendorong Indonesia untuk menjual bahan baku atau bahan mentah seperti kayu, minyak bumi, batu bara, timah dan karet ke negara lain untuk diolah. Contoh lain, Saudi Arabia memiliki ladang minyak bumi yang besar, tetapi memiliki sedikit lahan subur. Hal ini mendorong Saudi Arabia untuk mengekspor minyak bumi dan mengimpor berbagai hasil pertanian dan perkebunan untuk memenuhi kebutuhannya. Dengan demikian, terjadilah perdagangan internasional.

2. Selera (Kesukaan)

Selera bisa mendorong terjadinya perdagangan internasional. Selera atau minat masyarakat Indonesia yang tinggi terhadap apel Amerika dan pear Shandong dari Cina, mendorong Indonesia untuk mengimpor buah- buahan tersebut. Artinya, Indonesia telah melakukan perdagangan internasional dengan Amerika dan Cina.

3. Penghematan Biaya Produksi

Bagi negara berkembang yang belum memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi yang maju, merancang dan membuat sendiri sebuah handphone, akan menghabiskan biaya produksi yang jauh lebih mahal dibanding bila negara tersebut membelinya dari negara lain. Dengan alasan ini, Indonesia lebih suka mengimpor handphone daripada memproduksi sendiri. Selain itu, bagi negara produsen handphone , perdagangan internasional memungkinkan mereka dapat   menghemat biaya produksi, karena memproduksi dalam jumlah besar biaya produksi rata-ratanya (average cost) lebih murah.

4. Perbedaan Teknologi

Perbedaan teknologi mendorong terjadinya perdagangan internasional. Negara maju berteknologi tinggi yang mampu menghasilkan berbagai produk modern, sangat ingin menjual produknya ke negara lain dengan tujuan memperluas pasar dan memperoleh keuntungan. Adapun negara- negara berkembang yang berteknologi sedang atau rendah, menghendaki perdagangan dengan negara maju agar dapat menggunakan produk mereka dan sebagai sarana alih teknologi.

5. Ingin Meningkatkan Keuntungan

Produsen memproduksi dan menjual produk dengan tujuan memperoleh keuntungan. Apabila produsen tersebut menjual produknya sampai ke luar negeri maka keuntungan yang diperoleh akan meningkat.
Baca Juga :   10 Hambatan Kebijakan Perdagangan Proteksionis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here