Home EkonomiPasar Uang dan Pasar Modal 3 Lembaga yang Terlibat di Pasar Modal

3 Lembaga yang Terlibat di Pasar Modal

by Ekonomi
0 comment
Di pasar modal sebenarnya ada banyak lembaga yang saling membutuhkan satu dengan lainnya. Lembaga-lembaga ini mengatur mekanisme kerja pasar modal agar dapat berjalan dengan baik dan lancar. Mereka terdiri dari lembaga pemerintah dan swasta yang masing-masing memiliki peran sejak perusahaan hendak go public hingga berhasil go public
Lembaga-lembaga tersebut adalah

aPengatur Pasar Modal

Lembaga yang bertindak sebagai pengatur pasar modal di Indonesia adalah Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM) atas nama Departemen Keuangan. Bursa Efek Jakarta dikelola oleh BAPEPAM, Bursa Efek Surabaya dikelola oleh PT Bursa Efek Surabaya, dan Bursa Parallel dikelola oleh Persatuan Pedagang Uang dan Efek-efek (PPUE).

bInstansi Pemerintah

Lembaga-lembaga atau badan pemerintah ditugaskan dan diperbantukan untuk mendukung dan memperlancar proses perdagangan efek di pasar modal sejak rencana emisi hingga penjualan efeknya. Instansi pemerintah yang terlibat dalam mekanisme pasar modal adalah:

1Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)
Setiap perusahaan yang akan menanamkan modal di Indonesia harus memperoleh izin dari BKPM terlebih dahulu. Izin tersebut memuat antara lain komposisi dan jumlah dana investasi, besarnya modal dasar perusahaan, batas waktu penyetoran modal, dan komposisi pemegang saham.

2Departemen Teknis
Pemberian izin usaha tergantung dari bidang usaha masing-masing. Izin setiap bidang usaha dikeluarkan oleh departemen yang membawahinya. Berikut departemen teknis untuk masing-masing bidang usaha antara lain:
  • Departemen keuangan melalui Bank Indonesia untuk izin usaha bidang keuangan dan perbankan.
  • Departemen perhubungan untuk izin usaha bidang pengangkutan.
  • Departemen perindustrian dan perdagangan untuk izin usaha bidang perdagangan dan industri.
  • Departemen pertanian untuk izin usaha bidang perkebunan dan peternakan.

3Departemen Kehakiman
Bagi perusahaan yang berbentuk Perseroan Terbatas, sebelum didirikan, anggaran dasar perusahaannya terlebih dahulu harus disahkan oleh departemen kehakiman.

c.   Lembaga Swasta

Selain lembaga pemerintah, terdapat beberapa lembaga swasta yang memegang peran penting dalam menunjang keberhasilan kegiatan di pasar modal. Lembaga swasta tersebut adalah:

1Notaris
Rencana untuk menjual saham atau obligasi di pasar modal terlebih dahulu harus disetujui RUPS. Agar persetujuan tersebut sah diperlukan jasa notaris. Catatan-catatan yang perlu disahkan notaris antara lain berita acara RUPS, semua keputusan dalam RUPS, dan perubahan anggaran yang dilakukan.

2Akuntan Publik
Akuntan publik dibutuhkan untuk melakukan penilaian dan menentukan kelayakan laporan keuangan seperti neraca, laporan rugi laba, dan laporan perubahan modal emiten. Setelah melalui beberapa penilaian, akuntan publik akan mengeluarkan pernyataan atau pendapat terhadap hasil penilaian yang telah dilakukan.

3)   Konsultan Hukum
Konsultan hukum bertugas memberikan pernyataan tentang keabsahan dokumen yang diajukan seperti akte pendirian dan anggaran perusahaan, penyertaan modal oleh pemegang saham sebelum go publik, penilaian izin usaha, status kepemilikan dari aktiva perusahaan, perjanjian yang dibuat dengan pihak ketiga, dan kemungkinan gugatan atau tuntutan.

4Badan Penilai (Appraiser)
Badan penilai bertugas menilai kewajaran nilai aktiva seperti tanah, gedung, mobil, dan aktiva lain sehingga seluruh nilai aktiva dapat diketahui dengan jelas dan benar.

5Konsultan Efek (Investment Advisor)
Konsultan efek bertugas memberikan pendapat tentang keuangan dan manajemen emiten. Konsultan efek akan memberikan konsultasi tentang jenis dana yang diperlukan, pemilihan sumber dana yang diinginkan, dan struktur permodalan yang tepat.
Baca Juga :   Pengertian Pasar Modal dan 3 Instrumen Pasar Modal

Baca Juga Lainnya Kak..

Leave a Comment