Home EkonomiUang-Bank-Kebijakan Moneter 3 Jenis Pajak Berdasarkan Objek, Cara dan Subyeknya

3 Jenis Pajak Berdasarkan Objek, Cara dan Subyeknya

by Ekonomi
0 comment
Pajak yang berlaku di Indonesia dapat digolongkan berdasarkan cara pemungutannya, objek yang dikenakan, dan siapa yang memungut.

a.   Ditinjau dari Cara Pemungutannya

  • 1)  Pajak langsung, adalah pajak yang dibebankan harus ditanggung oleh wajib pajak sendiri, dan tidak boleh dilimpahkan kepada orang lain.
  • Contoh: pajak penghasilan, pajak perseroan, pajak kekayaan, pajak dividen, dan pajak bunga deposito.
  • 2) Pajak tidak langsung, adalah pajak yang pemungutannya dapat dialihkan kepada orang lain.
  • Contoh: pajak penjualan, cukai, pajak tontonan, bea meterai, bea masuk, Pajak Pertambahan Nilai, dan bea balik nama.

b . Ditinjau dari Objek yang Dikenakan

  • 1)  Pajak subjektif, adalah pajak yang pemungutannya berdasar atas subjeknya (orangnya), di mana keadaan diri pajak dapat memengaruhi jumlah yang harus dibayar. Contoh: pajak penghasilan dan pajak kekayaan.
  • 2)  Pajak objektif, adalah pajak yang pemungutannya berdasar atas objeknya. Contoh: pajak kekayaan, bea masuk, bea meterai, pajak impor, pajak kendaraan bermotor, Pajak Bumi dan Bangunan, dan sebagainya.

c.   Ditinjau dari Siapa yang Memungut

  • 1) Pajak negara, adalah pajak yang dipungut oleh pemerintah pusat melalui aparatnya, yaitu Dirjen Pajak, Kantor Inspeksi Pajak yang tersebar di seluruh Indonesia, maupun Dirjen Bea dan Cukai.
  • 2) Pajak daerah (lokal), adalah pajak yang dipungut oleh pemerintah daerah dan terbatas pada rakyat daerah itu sendiri, baik yang dilakukan oleh Pemda Tingkat I maupun Pemda Tingkat II.

Baca Juga :   8 Struktur Neraca Pembayaran

Baca Juga Lainnya Kak..

Leave a Comment